Connect with us

TNI / Polri

Kadisjasad Tinjau Pelaksanaan Aswas Program Latihan Fitness di Satuan Yonif Raider 621/Manuntung dan Yonif Raider 733/Masariku TA 2021

Published

on

JAKARTA, – Dinas Jasmani Angkatan Darat (Disjasad) sebagai Lapangan Kekuasaan Teknis (LKT) bidang Jasmani TNI AD bertanggung jawab terhadap kesiapan jasmani prajurit TNI AD. Disjasad melaksanakan program asistensi dan pengawasan (Aswas) yang telah disusun dan diorganisir, secara sistematis, terarah serta terukur dari penjabaran petunjuk pelaksanaan program anggaran TNI AD.

Dalam keterangan tertulis Disjasad, Selasa (29/6/2021), pembinaan postur tubuh dilakukan untuk membentuk, meningkatkan dan memelihara postur tubuh guna mewujudkan bentuk tubuh, sikap dan penampilan serta struktur anatomis yang proporsional sehingga menggambarkan penampilan sebagai prajurit yang tangkas dan trengginas dalam melaksanakan tugas.

Pelaksanaan Aswas program latihan fitness di jajaran TNI AD pada Triwulan III TA 2021 terbagi dalam 2 (dua) gelombang yaitu gelombang I dilaksanakan mulai dari tanggal 14 s.d 17 Juni 2021 dengan sasaran Kodam VI/Mlw, Kodam IX/Udy, Kodam XII/Tpr, Kodam XIII/Mdk, dan Kodam XVI/Ptm, dan gelombang II dilaksanakan mulai dari tanggal 1 s.d 4 Juli 2021 dengan sasaran Kodam I/BB, Kodam V/Brw, Kodam XVII/Cen, dan Kodam IM.

Materi yang akan dilaksanakan pada kegiatan program latihan Fitness di satuan jajaran TNI AD TA 2021 yaitu melaksanakan pengecekan secara langsung terhadap metode latihan yang digunakan, hasil program latihan, fasilitas latihan, perawatan dan penggunaan alat Fitness.

Kepala Dinas Jasmani Brigjen TNI Khairul Anwar M., S.H., M.Tr (Han) turut serta melaksanakan peninjauan ke salah satu satuan tempur TNI AD yaitu di Yonif 621/Mtg di Kodam VI/Mlw dan Yonif Raider 733/Masariku di Kodam XVI/Ptm.

Dalam peninjauan tersebut, Kadisjasad memberikan arahan dan penekanan kepada seluruh prajurit Yonif 621/Mtg didampingi oleh Komandan Batalyon Letkol Inf Yoga Yastinanda, S. I. P dan Yonif Raider 733/Masariku didampingi oleh Komandan Batalyon Letkol Inf Davit Sirait, S.E “agar prajurit selalu menjaga kebugaran fisik yang prima dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD serta diimbangi pola makan (nutrisi) yang baik, istirahat teratur agar postur tubuh dalam kondisi selalu ideal.

Pada kegiatan itu pula secara simbolis Kadisjasad memberikan cinderamata sebagai apresiasi kepedulian Dansat dalam mengoptimalkan latihan fitness dan Weight Training, sebagaimana telah diperintahkan oleh Kepala Staf Angkatan Darat.

Secara umum, penyelenggaraan kegiatan Aswas program latihan fitness TA 2021 ini, dapat berjalan dengan tertib, aman, dengan hasil memuaskan. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya Dapat Apresiasi dari Masyarakat

Published

on

By

Jakarta — Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu warga, Ahmad, menyampaikan kepuasannya usai mengurus pembukaan blokir dan berkas kendaraan di layanan BPKB Polda Metro Jaya, Rabu (17/6/2026).

Ahmad mengaku pelayanan yang diberikan petugas berjalan dengan baik dan memuaskan. Menurutnya, proses pengurusan dapat dilakukan dengan lancar serta petugas memberikan pelayanan yang ramah.

“Ya baik, alhamdulillah. Pelayanannya cukup baik,” ujar Ahmad.

Saat ditanya mengenai saran atau masukan terhadap pelayanan yang diberikan, Ahmad mengaku sejauh ini tidak menemukan kendala yang berarti.

“Selama ini sih tidak ada, sudah cukup,” tambahnya.

Sementara itu, Pamin Seksi BPKB Polda Metro Jaya, Ipda Feri Prasetyo, mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan yang profesional, cepat, dan transparan kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan kemudahan, kecepatan, dan kepastian layanan, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik dan nyaman,” ujar Ipda Feri Prasetyo.

Continue Reading

TNI / Polri

Korlantas Tegaskan Hanya Polri Berwenang Terbitkan SIM

Published

on

By

Jakarta – Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menegaskan bahwa hanya kepolisian yang berwenang menerbitkan surat izin mengemudi (SIM).

Penegasan ini ia sampaikan dalam rangka mencegah terjadinya pemalsuan SIM atau penerbitan SIM oleh pihak tertentu yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang dikeluarkan oleh Polri.

“Perlu kami tegaskan kepada masyarakat bahwa satu-satunya institusi yang berwenang menerbitkan SIM adalah Polri. Ketentuan tersebut telah diatur secara jelas dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” jelas Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Pol. Wibowo dalam keterangan, Senin (15/6/26).

Ia menjelaskan, kewenangan tersebut secara tegas diatur dalam Pasal 87 ayat (2) UU Nomor 22 Tahun 2009 yang menyatakan bahwa “Surat Izin Mengemudi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diterbitkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.”

Selain itu, dalam Pasal 87 ayat (3) juga disebutkan bahwa Polri wajib menyelenggarakan sistem informasi penerbitan SIM.

Brigjen Pol. Wibowo menekankan, SIM bukan sekadar kartu identitas pengemudi, melainkan juga dokumen negara yang menjadi bukti legitimasi kompetensi, registrasi, dan identifikasi pengemudi kendaraan bermotor yang diterbitkan berdasarkan proses verifikasi, pengujian, serta pencatatan dalam sistem informasi yang dikelola Polri.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi atau penawaran yang berpotensi menyesatkan terkait penerbitan SIM di luar mekanisme resmi Polri.

“Oleh karena itu, dokumen apa pun yang diterbitkan oleh pihak lain tidak dapat disamakan, menggantikan, ataupun dianggap sebagai SIM yang sah menurut hukum Indonesia,” ujarnya.

Continue Reading

TNI / Polri

Polres Metro Bekasi Sita 1.232 Butir Obat Daftar G di Cibarusah Bekasi

Published

on

By

Bekasi – Satresnarkoba Polres Metro Bekasi mengungkap kasus dugaan peredaran obat-obatan daftar G tanpa izin edar di wilayah Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Dua pria berinisial BM dan AG diamankan polisi.Keduanya diamankan di wilayah Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, pada Senin (15/6/2026)

Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan peredaran obat daftar G di wilayah Cibarusah. Polisi kemudian melakukan penyelidikan di lokasi.
“Berawal dari informasi masyarakat, anggota melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat peredaran obat daftar G tanpa izin edar,” ujar Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi.

Dari pengungkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya 540 butir Tramadol, 692 butir Eximer, dua unit telepon genggam, beberapa pack plastik klip, satu dompet warna hitam, dan uang tunai Rp615.000.

Berdasarkan hasil interogasi awal, kedua pria tersebut mengaku mendapatkan obat-obatan itu dari seseorang berinisial AGM. Saat ini AGM masih diburu polisi dan telah masuk daftar pencarian orang atau DPO.
“Kasus ini masih kami kembangkan. Kami juga melakukan pengejaran terhadap pemasok obat tersebut,” katanya.

Polisi telah mengamankan kedua terduga pelaku beserta barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut. Keduanya diduga melanggar ketentuan terkait peredaran sediaan farmasi tanpa izin edar sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Kesehatan.

Polres Metro Bekasi mengimbau masyarakat untuk aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya peredaran obat-obatan terlarang maupun tindak pidana lain di lingkungan sekitar.

Continue Reading

Trending