Connect with us

TNI / Polri

Korem 061/SK Terjunkan 111 Nakes Puskes TNI dan Relawan Wisma Atlet Bantu Percepatan Vaksinasi di Wilayah Bogor

Published

on

JAKARTA, – Dalam rangka mendukung pemerintah mempercepat penanggulangan wabah pandemi Covid-19
Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M., bersama jajarannya terus menggelar percepatan vaksinasi Covid-19 di beberapa titik di seluruh wilayah Korem 061/Suryakencana.

Dalam keterangan tertulis Penerangan Korem 061/SK, hampir pada setiap kegiatan pelaksanaan serbuan vaksinasi Korem 061/SK, ia turun langsung memantau kegiatan tersebut seperti yang dilaksanakan pada hari ini di Kecamatan Gunung Putri, Senin (20/9/2021).

Hari ini sebanyak 5000 dosis vaksin telah disiapkan untuk warga Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

“Vaksinasi Covid-19 tentunya sangat penting untuk siapapun, dikarenakan vaksinasi dapat meningkatkan imunitas tubuh seseorang hingga mampu meminimalisasi penularan Covid-19, ” ungkap Danrem

Selanjutnya Danrem menyampaikan bahwa Ia bersama Dandim 0621/Kabupaten Bogor, Dandenkes, Camat dan Kapolsek, para Kades serta Danramil melaksanakan serbuan vaksinasi yang dilaksanakan di beberapa titik sentral tambahan. Terdapat lima titik sentral tambahan kemudian satu mobile vaksin.

Rata-rata targetnya tiap sentral antara 3000 sampai 5000 orang. Yang mana kegiatan tersebut didukung oleh Puskes TNI dengan mengirimkan 99 nakes dari gabungan TNI dan relawan.

” Saya mengucapkan terima kasih kepada Puskes TNI atas dukungannya, yang mana dalam hal ini ada dukungan 99 nakes dari Puskes TNI. Mereka ini sebelumnya bekerja di wisma atlet, karena mungkin saat ini mereka tidak terlalu padat maka kemudian dititipkan ke Korem 061/SK sebanyak 99 orang sampai dengan hari ini, totalnya ada 111 orang nakes. Mereka adalah gabungan dari tiga angkatan, yaitu Darat, Laut dan TNI Angkatan Udara, termasuk para relawan dari seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke, ” terang Danrem.

Danrem berharap hari ini paling tidak antara 3.000 sampai 5.000 bisa tercapai target yang diinginkan di seluruh wilayah Korem 061/SK.

“Yang jelas vaksinasi ini adalah vaksinasi kolaborasi gabungan antara TNI Polri dan Pemda yang sekarang bersinergis melaksanakan serbuan vaksinasi. Kemudian untuk wilayah Kabupaten Bogor kami sampaikan juga bahwa sampai dengan kemarin, kami yaitu TNI/Polri dan Pemkab sudah berhasil melaksanakan vaksinasi sejumlah 1.280.000 orang lebih itu artinya masih jauh dari target, makanya dengan adanya dukungan dari Puskes TNI dan para nakes dari wisma atlet ini, kita dapat mendongkrak perolehan percepatan vaksinasi di Kabupaten Bogor. yang jelas kita akan berusaha semaksimal mungkin dengan sinergitas bersama-sama, seluruh elemen yang terlibat semuanya akan kita libatkan dan tentunya kita berharap dukungan dari seluruh masyarakat supaya target segera tercapai, ” ungkapnya.

Dengan perubahan level PPKM di wilayah Bogor, Danrem berharap penegakan PPKM level 3 termasuk penegakan prokes tetap ditingkatkan.

“Karna kita tidak ingin adanya varian baru akan berpengaruh juga pada pencapaian tersebut, yang jelas data fakta dan angka menyampaikan orang yang divaksin itu lebih sehat lebih kuat imunnya dan lebih tahan terhadap penyakit, ” jelasnya lagi.

Dan masih berkaitan dengan vaksinasi, Danrem juga menyampaikan tentang
Aplikasi pedulilindung.

“Aplikasi tersebut menjadi sangat penting, dikarenakan di perkantoran, di tempat wisata dan lain sebagainya baik di kota maupun kota Bogor sudah menerapkan Aplikasi Pedulilindung, jadi masyarakat harus melakukan vaksinasi agar kita dapat mengakses aplikasi itu, ” pungkasnya.

Kemudian Danrem bersama dengan Laz Rabanni menyerahkan 200 paket bantuan sosial kepada kaum dhuafa dan para lansia yang ada sekitar tempat pelaksanaan vaksinasi dan ini yang sering dilakukan. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

POLDA METRO JAYA MENJAMIN PENGEMUDI BUS BEBAS NARKOBA MENJELANG ARUS MUDIK LEBARAN

Published

on

By

Jakarta – Menjelang arus mudik Hari Raya Lebaran, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan pengecekan urine terhadap para driver bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), pada Jumat, 14 Maret 2025. Kegiatan ini dilakukan di kawasan Terminal Kampung Rambutan sebagai upaya memastikan keselamatan penumpang selama periode mudik lebaran 2026

Pemeriksaan dilakukan secara acak kepada sejumlah pengemudi bus yang akan membawa penumpang ke berbagai daerah tujuan. Langkah ini bertujuan untuk menjamin para sopir dalam kondisi prima dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Petugas juga memberikan imbauan kepada para pengemudi agar menjaga kesehatan, cukup istirahat, serta menghindari penggunaan obat-obatan terlarang yang dapat membahayakan keselamatan diri maupun penumpang. Kegiatan pengawasan ini akan terus dilakukan secara berkala di sejumlah terminal utama guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.

Continue Reading

TNI / Polri

Wakapolri Tekankan Antisipasi Rekayasa Lalu Lintas dan Optimalisasi Layanan Mudik

Published

on

By

Jakarta – Wakapolri Komjen. Pol Dedi Prasetyo menekankan pentingnya kesiapan seluruh jajaran dalam mengantisipasi potensi lonjakan kendaraan selama arus mudik Lebaran. Hal tersebut disampaikan saat meninjau Command Center KM 29 Tol Jakarta–Cikampek dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 Hari Sabtu (14/03).

Dalam arahannya, Wakapolri menjelaskan bahwa berbagai skenario rekayasa lalu lintas telah dipersiapkan oleh jajaran Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk menjaga kelancaran perjalanan masyarakat selama masa mudik. Beberapa langkah yang telah disiapkan antara lain penerapan contraflow serta sistem one way yang akan diberlakukan secara situasional apabila terjadi peningkatan volume kendaraan secara signifikan.

“Contraflow ini sudah dipersiapkan. Jika nanti sore terjadi kepadatan dari Jakarta menuju Cikampek, maka rekayasa tersebut bisa segera dilaksanakan,” ujar Dedi.

Ia menjelaskan bahwa keputusan penerapan rekayasa lalu lintas akan diambil berdasarkan analisis data yang dihimpun dari berbagai sistem pemantauan di Command Center. Ketika volume kendaraan yang melintasi ruas tol tertentu telah mencapai angka tertentu, maka langkah pengaturan lalu lintas akan segera diberlakukan.

“Apabila arus kendaraan yang melalui Cikampek sudah di atas 6.000 kendaraan per jam, maka akan dilakukan rekayasa one way dan langkah-langkah pengaturan lainnya,” jelasnya.

Selain itu, Wakapolri juga menekankan pentingnya penyampaian informasi kepada masyarakat secara cepat dan tepat. Untuk itu Polri telah menyiapkan sistem SMS blast yang dapat digunakan untuk memberikan pemberitahuan kepada masyarakat terkait kondisi lalu lintas maupun rencana penerapan rekayasa jalan. Menurutnya, informasi tersebut akan disampaikan kepada masyarakat beberapa jam sebelum kebijakan rekayasa lalu lintas diberlakukan agar pemudik dapat mempersiapkan perjalanan dengan lebih baik.

“Misalnya dua jam sebelum contraflow atau one way diberlakukan, masyarakat akan mendapat informasi melalui SMS blast sehingga bisa menentukan jalur perjalanan yang akan dipilih,” katanya.

Di samping itu, Wakapolri juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan hotline Kepolisian Negara Republik Indonesia di nomor 110 apabila mengalami kendala selama perjalanan mudik. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melaporkan berbagai situasi darurat maupun gangguan di jalan sehingga petugas dapat segera memberikan bantuan.

Menurut Dedi, seluruh langkah yang dilakukan Polri dalam Operasi Ketupat tahun ini bertujuan untuk memastikan perjalanan mudik masyarakat berlangsung aman dan nyaman. Ia juga kembali mengingatkan tagline Operasi Ketupat tahun ini sebagai semangat bersama antara petugas dan masyarakat.

“Tagline Operasi Ketupat 2026 adalah Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Ini menjadi semangat bagi seluruh petugas maupun masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik,” pungkasnya.

Continue Reading

TNI / Polri

Kapolda Metro Jaya Tekankan Disiplin dan Profesionalisme kepada 1.000 Remaja Brimob

Published

on

By

Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memberikan arahan kepada 1.000 personel Bintara dan Tamtama Remaja Brimob yang telah menyelesaikan Pendidikan Dasar Brimob Tahun Anggaran 2026. Dalam apel di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Jumat (13/3/2026), Kapolda menekankan pentingnya disiplin dan profesionalisme sebagai bekal utama dalam menjalankan tugas kepolisian.

Sebanyak 1000 personel tersebut terdiri dari 547 Bintara dan 453 Tamtama remaja yang selanjutnya akan menempati organik di Satuan Brimob Polda Metro Jaya. Kehadiran personel baru ini diharapkan semakin memperkuat kesiapan operasional satuan dalam mendukung tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Dalam arahannya, Asep menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dasar Brimob yang dikenal memiliki standar disiplin dan pembinaan yang ketat.

“Hari ini di hadapan saya berdiri generasi baru Korps Brimob Polri. Saya bangga atas perjuangan kalian menyelesaikan pendidikan yang tidak ringan. Namun saya tegaskan, selesainya pendidikan ini bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal dari pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Irjen Pol. Asep Edi Suheri.

Selanjutnya Kapolda juga menegaskan bahwa setiap personel Brimob harus menjunjung tinggi loyalitas, disiplin, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri. Menurutnya, personel Brimob harus mampu hadir sebagai polisi yang tegas namun tetap humanis di tengah masyarakat.

“Saya tekankan kepada seluruh personel, jangan sakiti hati masyarakat. Gunakan kewenangan dan kekuatan yang kalian miliki untuk melindungi, memberikan rasa aman, serta mengabdi kepada masyarakat, nusa, dan bangsa,” pungkasnya.

Momentum apel dan arahan ini menjadi bagian dari pembinaan awal bagi para personel Remaja Brimob Tahun 2026 agar siap mengemban amanah tugas negara. Dengan bekal pendidikan dasar yang telah dijalani, mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta memperkuat kehadiran Polri yang Presisi di tengah masyarakat.

Continue Reading

Trending