Connect with us

TNI / Polri

Terima Audiensi PMI Pusat dan Delegasi ICRC, Pangdam XVII/Cenderawasih Dukung Program Kesejahteraan Masyarakat Papua

Published

on

JAKARTA, – Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A., menerima audiensi dari Pengurus PMI Pusat Letjen TNI (Purn) Sumarsono dan Kepala Delegasi Regional ICRC untuk Indonesia dan Timor Leste Alexandre Faite beserta rombongan, bertempat di Ruang Cycloops Makodam XVII/Cenderawasih, Jayapura, Kamis (4/11/2021).

Dalam keterangan tertulis Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Jumat (5/11/2021), Letjen TNI (Purn) Sumarsono dalam audiensi tersebut mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh Pangdam XVII/Cenderawasih beserta pejabat yang mendampingi.

Lebih lanjut Letjen TNI (Purn) Sumarsono menjelaskan bahwa kunjungannya tersebut untuk menjalin kerja sama serta meminta bantuan kepada Pangdam XVII/Cenderawasih dalam rangka menyukseskan beberapa Program PMI Pusat yang ada di Provinsi Papua.

Selanjutnya ditambahkan bahwa beberapa program tersebut terkait dengan donor darah dan sosialisasi vaksinasi bagi masyarakat di wilayah Indonesia Timur khususnya di Provinsi Papua agar kesehatan masyarakat dapat meningkat.

Sementara itu Kepala Delegasi Regional ICRC untuk Indonesia dan Timor Leste Alexandre Faite juga menambahkan, di samping program tersebut, Tim dari Delegasi ICRC juga akan membantu, menambah dan memperbaiki fasilitas seperti ambulance, obat-obatan dan fasilitas kesehatan lainnya.

Kemudian dijelaskan juga bahwa ICRC akan membantu dalam Program Vaksinasi Nasional agar dapat menekan dan memutus penyebaran Covid-19 yang ada di Provinsi Papua.

Menanggapi hal tersebut, Pangdam XVII/Cenderawasih menegaskan bahwa Kodam XVII/Cenderawasih siap mendukung dan membantu semaksimal mungkin setiap program maupun kegiatan untuk menyejahterakan masyarakat Papua.

Selanjutnya Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A juga menambahkan bahwa untuk Program Vaksinasi Covid-19, Kodam XVII/Cenderawasih telah bersinergi dengan Polda Papua dan Dinas Kesehatan Provinsi Papua dalam rangka menyukseskan program vaksinasi yang berada di Bumi Cenderawasih. Hal ini terus dilakukan sehingga cakupan vaksinasi dapat menjangkau seluruh wilayah Provinsi Papua.

Turut hadir Kapoksahli Pangdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Heru Setyo, Aslog Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Czi Eko Pujianto, Kakesdam XVII/Cenderawasih Kolonel Ckm dr I Made Putra, Karumkit Marthen Indey Kolonel Ckm dr I Ketut Djulijasa, Waasintel Kasdam XVII/ Cenderawasih Letkol Inf Frega Wenas dan Waasops Kasdam XVII/Cenderawasih Letkol Inf I Made. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Kakorlantas Polri Siapkan Strategi Digital dan Rekayasa Lalin Terpadu untuk Mudik Lebaran 2026

Published

on

By

Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., memaparkan berbagai strategi rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik dan balik Lebaran, khususnya di jalur Trans Jawa, Sumatera, dan wilayah Bandung.
Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menjelaskan bahwa penerapan Contraflow dan One Way dilakukan berdasarkan parameter yang telah dihitung secara matang bersama pengelola jalan tol.

“Ketika bicara mengeksekusi Contraflow dan One Way, ada parameter-parameter yang tentunya kami koordinasi dengan Jasa Marga, sehingga hitungan itulah menjadi putusan akan kita lakukan Contraflow satu lajur (atau) akan kita lakukan Contraflow dua lajur, dan akan kita buka ujungnya di KM 70 sampai KM 188 untuk melancarkan arus yang menuju ke Trans Jawa,” ujar Kakorlantas Polri, Rabu (28/1/2026).

Evaluasi Operasi Ketupat tahun lalu menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pengamanan tahun ini. Kebijakan Pemerintah dalam mengatur kendaraan sumbu 3 dan Work From Anywhere.

“Mengevaluasi operasi ketupat tahun lalu, negara harus hadir, sehingga kebijakan pemerintah salah satunya adalah SKB bagaimana mengatur kendaraan sumbu 3 boleh atau tidak boleh ini sangat mempengaruhi flow daripada lalin dan Pemerintah dengan cepat membuat kebijakan tentang work from anywhere,” tambah Kakorlantas Polri.

Dalam mendukung pengelolaan lalu lintas, Korlantas Polri juga menyiapkan berbagai kebijakan dan sarana teknologi. Selain itu, dalam pelaksanaan Operasi Ketupat akan memberlakukan ganjil genap.

“Korlantas, kita sendiri akan memperlakukan ganjil genap, termasuk juga akan menghadirkan infrastruktur teknologi agar supaya baik di jalan tol, baik di arteri, termasuk di penyeberangan, terminal, bandara, kita bisa monitoring dalam satu genggaman. Itu sudah kita persiapkan,” ungkap Irjen Pol. Agus Suryonugroho.

Kakorlantas Polri memastikan seluruh skenario darurat telah disiapkan untuk menghadapi situasi tak terduga, baik dari pendirian Pos PAM, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pengguna jalan.

“Menyiapkan emergency split apabila ada bencana rangkaian-rangkaian skenario itu sudah kita persiapkan, baik dari sisi rekasa lalu lintas, termasuk pendirian pos PAM (pengamanan), pos pelayanan, pos terpadu, ini sudah kita siapkan semuanya baik yang ada di arteri, yang di jalan tol, termasuk di tempat penyebrangan, bandara, terminal, dan lain sebagainya kita sudah siap semuanya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Irjen Pol Agus Suryonugroho menuturkan bahwa prioritas pengamanan arus mudik dan balik telah ditetapkan berdasarkan wilayah tujuan dan asal pemudik. Meski terdapat potensi bangkitan arus yang tinggi, khususnya di pelabuhan penyeberangan, Polri memastikan telah menyiapkan langkah antisipasi.

“Ketika kita bicara arus mudik, kita utamakan yang menuju ke Trans Jawa, menuju Sumatera, dan ke Bandung. Ketika kita bicara balik, kita akan memprioritaskan arus yang dari Trans Jawa menuju Jakarta, dari Sumatera menuju Jakarta. Kaitannya dengan resiko, jelas ada semua keputusan ada resiko,” ujarnya.

Penerapan contraflow dan rekayasa lalu lintas lainnya merupakan bagian dari solusi untuk mencegah kemacetan. Kakorlantas Polri menegaskan bahwa seluruh pengelolaan lalu lintas telah dipersiapkan berdasarkan evaluasi di berbagai wilayah rawan kepadatan.

“Sudah kita siapkan tata kelola manajemen lalu lintas, baik alih arus, baik contraflow, baik one way, ini bagian daripada solusi untuk menghindari kemacetan. Karena ini lebaran, saya yakin banyak kendaraan yang melintasi tol dan arteri.

Semuanya sudah kita kelola evaluasi daripada tahun-tahun yang lalu baik itu yang di Gadog Puncak, baik yang di Jawa Timur, dan di Bali sudah kita persiapan semuanya manajemennya,” pungkas Kakorlantas Polri.

Continue Reading

TNI / Polri

Kakorlantas Polri: Kolaborasi dan Sinergitas Jadi Kunci Keberhasilan Operasi Ketupat 2026

Published

on

By

Jakarta, – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergitas seluruh pemangku kepentingan dalam merencanakan Operasi Ketupat pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri, Selasa (27/1/2026).

“Kata kuncinya adalah kolaborasi sinergitas stakeholder untuk bisa merencanakan pengamanan ini komprehensip.

Mengacu evaluasi tahun lalu berkaitan ada lonjakan arus yang cukup tinggi ada 5 kriteria yang harus kita amankan yaitu jalan tol, jalan arteri, pelabuhan penyebrangan, bandara, stasiun terminal, tempat ibadah dan tempat wisata,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.

Ia menjelaskan bahwa hasil evaluasi tahun sebelumnya menjadi dasar dalam menentukan strategi pengamanan ke depan yang nantinya akan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Evaluasi menjadi langkah-langkah sekedar strategi apa yang harus kita lakukan pada saat kita nanti rapat koordinasi karena operasi ketupat ini langsung dipimpin oleh Bapak Kapolri,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kakorlantas menegaskan bahwa Operasi Ketupat tidak hanya berfokus pada pengamanan lalu lintas, tetapi juga menjaga momentum spiritual masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri.

“Operasi di bidang lalu lintas tetapi menjaga momentum spiritual mengamankan Idul Fitri dan lebaran termasuk bulan suci Romadhon,” ujarnya.

Menurutnya, setiap lokasi memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda sehingga memerlukan manajemen pengamanan yang disesuaikan, baik di penyebrangan, terminal, bandara, tol dan arteri.

Skenario daripada pengamanan baik di penyeberangan, terminal, bandara, tol dan di arteri tentunya manajemen berbeda, tergantung bangkitan arus dan jumlah total lalin dari Jasa Marga nanti baru bagaimana kita membuat emergency cara bertindak,” jelasnya.

Kakorlantas Polri menambahkan bahwa Operasi Ketupat merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Operasi ketupat ini adalah wujud kehadiran negara untuk bisa memastikan bahwa rangkaian peristiwa kegiatan daripada bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri ini harus aman aman dari kriminalitas, lancar dalam berlalu lintas dan mudik semuanya dengan riang gembira bisa menikmati perjalanan dan selamat sampai tujuan,” pungkasnya.

Continue Reading

TNI / Polri

Polres Metro Bekasi Kota Gagalkan Peredaran 328,8 Gram Sabu Jaringan Bogor-Bekasi, Satu Tersangka Diringkus

Published

on

By

BEKASI KOTA – Jajaran Polres Metro Bekasi Kota kembali menunjukkan komitmen tanpa kompromi dalam memerangi peredaran narkoba. Dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (27/01/2026) siang, Kapolres Metro Bekasi Kota mengungkap keberhasilan jajarannya menyita narkotika jenis sabu dalam jumlah besar, yakni lebih dari 300 gram dari seorang pengedar lintas wilayah.

Konferensi pers yang berlangsung di halaman Mapolres Metro Bekasi Kota ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Kombes Pol Bayu Pratama Gubunagi, Kasatesnarkoba Kompol Untung Riswaji, Kasie Humas AKP Suparyono, dan Kanit Propam AKP Ubaidillah.

Kapolres menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif yang dilakukan pada Minggu, 25 Januari 2026. “Berdasarkan informasi yang akurat, tim bergerak menuju daerah Bojonggede, Kabupaten Bogor. Di lokasi tersebut, kami berhasil mengamankan seorang tersangka pria berinisial MAS (43),” ujar Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Dalam penggeledahan di kediaman tersangka, petugas menemukan barang bukti yang cukup signifikan, yakni tiga bungkus plastik klip dengan kode khusus “123”. Setelah dilakukan penimbangan, plastik klip tersebut berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto mencapai 307,70 gram atau lebih dari 3 ons. Selain sabu, petugas juga menyita satu unit telepon genggam milik tersangka yang digunakan untuk komunikasi transaksi.

“Dari hasil interogasi, tersangka MAS mengakui bahwa dirinya merupakan pengedar yang biasa beroperasi di wilayah Kota Bekasi. Barang haram ini diduga diperoleh dari seseorang berinisial PH yang berlokasi di kawasan Bantargebang. Saat ini PH telah ditetapkan sebagai DPO dan dalam pengejaran intensif tim Satresnarkoba,” tegas Kapolres.

Keberhasilan penyitaan 3 ons sabu ini diklaim telah menyelamatkan ribuan jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Atas perbuatannya, tersangka MAS kini mendekam di sel tahanan Mapolres Metro Bekasi Kota dan dijerat dengan:

* Pasal 114 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009     tentang Narkotika.
* Pasal 609 ayat (2) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Serta penyesuaian pidana sesuai UU Nomor 1 Tahun 2026.

Polres Metro Bekasi Kota menegaskan tidak ada ruang bagi pengedar narkoba di wilayah Bekasi dan akan terus melakukan pengembangan hingga ke akar jaringan tersebut.

Polres Metro Bekasi Kota mengimbau kepada masyarakat untuk terus aktif memberikan informasi terkait peredaran narkoba di lingkungannya guna mewujudkan Kota Bekasi yang bersih dari narkoba

Continue Reading

Trending