Connect with us

TNI / Polri

Wamen PUPR RI Tinjau Jembatan Sahayu dan Lokasi Pasca Konflik di Elelim

Published

on

JAKARTA, – Di sela-sela kesibukan mendampingi Wapres R.I membuka Peparnas di Jayapura, Wakil Menteri (Wamen) PUPR RI Jhon Wempi Wetipo, S.H. M.H menyempatkan diri pulang kampung kunjungan kerja di wilayah Kabupaten Jayawijaya dan sekitarnya untuk melihat langsung progres pembangunan infrastruktur jalan Trans Papua Wamena – Jayapura, Minggu (7/11/2021).

Dalam keterangan tertulis Penerangan Korem 172/PWY, Senin (8/11/2021) pada kunjungan kali ini, Wakil Menteri beserta rombongan turun dan melihat langsung Jembatan Sahayu di KM 97 yang telah diperbaiki oleh Pemda, Kodim 1702/JWY, Polres Yalimo bersama masyarakat pasca dirusak oleh OTK pada 19 Oktober lalu.

Selain itu, Wamen beserta rombongan juga meninjau lokasi pembakaran bangunan dan perkantoran yang dilakukan oleh massa pendukung salah satu calon yang tidak puas dengan hasil putusan Mahkamah konstitusi pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Yalimo tahun 2020.

Wakil Menteri (Wamen) PUPR RI Jhon Wempi Wetipo, S.H. M.H pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada TNI-Polri, Pemda dan masyarakat, secara khusus kepada Kodim 1702/Jayawijaya yang telah bekerja sama dalam memperbaiki jembatan penghubung dua kabupaten tersebut.

“Ini adalah hal yang luar biasa dan patut mendapatkan apresiasi, di mana aparat keamanan TNI-Polri dan Pemda serta masyarakat saling bahu-membahu untuk mengatasi kesulitan yang terjadi di wilayah ini. Seperti yang kita ketahui bersama keberadaan jembatan ini sangat vital sebab sangat berampak pada roda perekonomian baik di Kabupaten Yalimo maupun berdampak bagi wilayah di Kabupaten Pegunungan Tengah,” ujarnya.

Terkait dengan kondisi politik yang terjadi di Distrik Elelim, pihaknya berharap agar masyarakat dapat menahan diri dan tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang aman dan damai di Kabupaten Yalimo.

Sementara itu, Dandim 1702/Jayawijaya menyampaikan bahwa pihaknya bersama Polri dan Pemda setempat akan terus berkolaborasi serta melaksanakan pendekatan yang humanis kepada masyarakat.

“Hal ini kami lakukan demi kesejahteraan masyarakat, sebab pemalangan jalan yang berlangsung 4 bulan ini sudah cukup menyengsarakan kita bersama saat kita sedang ‘berjibaku’ melawan pandemi Covid-19, ” tuturnya.

“Belum lagi harga kebutuhan pokok yang melambung naik dan persiapan jelang masa Hari Raya Natal di Pegunungan Tengah. Untuk itu setelah pembukaan palang tanggal 4 November kemarin, diharapkan tranpotasi logistik lancar sehingga harga kebutuhan pokok bisa normal kembali. Dan kita berharap permasalahan politik yang ada saat ini dapat segera selesai dengan aman dan damai,” pungkasnya. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Korlantas Polri Perkuat Digitalisasi Penegakan Hukum Lalu Lintas Dengan ETLE Mobile Handheld di Polda Kalsel

Published

on

By

Kalsel –  Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus mendorong transformasi digital penegakan hukum lalu lintas melalui implementasi perangkat Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile Handheld di wilayah hukum Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan.

Kebijakan ini merupakan arahan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryo Nugroho, S.H., M.Hum yang menegaskan pentingnya percepatan digitalisasi penindakan sebagai bagian dari transformasi Polri Presisi.

Pelaksanaan kegiatan tersebut berada di bawah kendali Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal, S.I.K., M.H, yang secara konsisten mengawal implementasi ETLE secara nasional agar berjalan terstandar, terintegrasi, dan akuntabel di seluruh jajaran.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H usai penyerahan perangkat ETLE Mobile Handheld kepada Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), Kombes Pol Dr. M. Fahri Anggia Natua Siregar, S.H., S.I.K., M.H, Kamis (26/2/26).

Kombes Pol Dwi Sumrahadi mengatakan, penyerahan perangkat ETLE Mobile Handheld tersebut sebagai bentuk penguatan operasional serta tindak lanjut kebijakan penegakan hukum berbasis elektronik di daerah.

Implementasi ETLE Mobile Handheld ini dirancang untuk memperluas jangkauan pengawasan pelanggaran lalu lintas secara mobile, fleksibel, dan presisi, ujar Kombes Dwi Sumrahadi.

Dengan sistem berbasis digital, lanjut Kombes Pol Dwi Sumrahadi petugas dapat melakukan perekaman pelanggaran secara real-time, sehingga proses penindakan lebih efektif, profesional, serta meminimalisir potensi penyimpangan.

Seluruh data hasil tangkapan ETLE Mobile Handheld  akan terintegrasi dengan sistem ETLE Nasional dan melalui proses verifikasi oleh petugas validator sebelum diterbitkan surat konfirmasi kepada pemilik kendaraan sesuai data registrasi.

Mekanisme ini memastikan penegakan hukum berjalan secara terstandar, transparan, dan akuntabel, pungkas Kombes Pol Dwi Sumrahadi.

Sementara itu Direktur lalulintas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Dr. M. Fahri Anggia Natua Siregar berharap penguatan teknologi ini diharapkan mampu menjawab dinamika mobilitas masyarakat yang terus berkembang sekaligus meningkatkan kepatuhan pengguna jalan di wilayah hukum Polda Kalsel.

Perangkat ini nantinya akan dioptimalkan pada jalur arteri, kawasan perkotaan, serta titik rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Selatan, termasuk wilayah Kota Banjarmasin dan sekitarnya, ujar Kombes Fahri.

Dirlantas Polda Kalsel yang merupakan salah satu Tim pelopor ETLE pertama di Indonesia mengatakan melalui implementasi ini, Korlantas Polri menegaskan komitmennya dalam menghadirkan penegakan hukum lalu lintas yang presisi dan berintegritas.

Ini untuk mendukung terwujudnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) secara berkelanjutan di wilayah Kalimantan Selatan, pungkasnya.

Continue Reading

TNI / Polri

Polri Gelar Operasi Ketupat 13-25 Maret, Kerahkan 161 Ribu Personel Gabungan

Published

on

By

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa, Polri bakal menggelar Operasi Ketupat mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Ratusan ribu personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran.

Hal itu diungkapkan Sigit saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoral terkait kesiapan operasi ketupat di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).

“Oleh karena itu, kita tahun ini melaksanakan kegiatan Operasi Ketupat yang akan kita mulai dari 13 Maret sampai 25 Maret,” kata Sigit.

Sigit memaparkan, tagline pada tahun ini adalah, ‘Mudik Aman dan Keluarga Bahagia’. Dalam pelaksanaannya, kata Sigit, akan dikedepankan langkah preemptive dan preventive, penegakan hukum.

“Tentunya kita upayakan seminimal mungkin sehingga ini betul-betul menjadi pelayanan kemanusiaan,” ujar Sigit.

Sigit juga mengungkapkan, dalam struktur operasi juga sudah dibuat, dan ada sedikit perubahan. Sehingga kemudian Kaopsus yang dipimpin oleh Kakorlantas,  betul-betul bisa mengendalikan seluruh jajaran pada saat harus mengambil satu keputusan-keputusan yang bersifat diskresi.

Di sisi lain, Sigit menyatakan, dalam operasi ketupat sebanyak 161 ribu personel gabungan dikerahkan untuk memaksimalkan pengamanan dan pelayanan masyarakat ketika arus mudik dan balik Lebaran.

“Ada 161 ribu personel gabungan, terdiri dari Polri, kemudian TNI, instansi terkait, dan seluruh stakeholder. Dan ini tentunya kita harapkan untuk betul-betul bisa bekerja sama dengan maksimal untuk keberhasilan di pelayanan arus mudik maupun arus balik,” tutup Sigit.

Continue Reading

TNI / Polri

Jenderal TNI (Purn) H. Try Sutrisno Tutup Usia, TNI AD Berduka

Published

on

By

Jakarta, – Keluarga besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya salah satu putra terbaik bangsa sekaligus prajurit terbaik TNI, Jenderal TNI (Purn) H. Try Sutrisno, yang tutup usia pada Senin, (2/3/2026) pukul 06.58 WIB di RSPAD Gatot Soebroto.

Kepergian almarhum menjadi kehilangan mendalam bagi TNI AD, mengingat beliau adalah tokoh prajurit senior yang dihormati dan merupakan bagian dari keluarga besar TNI, khususnya Angkatan Darat. Sepanjang hidupnya, beliau mendedikasikan dirinya untuk kepentingan bangsa dan negara melalui pengabdian panjang, baik di dunia militer maupun pemerintahan.

Almarhum adalah lulusan Akademi Teknik Angkatan Darat tahun 1959 yang menapaki karier militer dari berbagai penugasan operasional hingga jabatan strategis. Dalam perjalanan pengabdiannya, beliau dipercaya menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat pada periode 1986–1988. Di bawah kepemimpinannya, Angkatan Darat terus memperkuat profesionalisme, disiplin, serta soliditas satuannya, guna menjaga stabilitas dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selanjutnya, beliau mengemban amanah sebagai Panglima ABRI periode 1988–1993, sebelum akhirnya diberikan kepercayaan oleh Bangsa Indonesia sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6 di periode 1993–1998. Dalam kiprahnya di militer dan pemerintahan tersebut, beliau secara konsisten menunjukkan komitmen dan loyalitas tinggi terhadap negara, serta konsistensi dalam menjaga persatuan dan kepentingan nasional.

Bagi prajurit TNI AD, almarhum dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas, sederhana, dan berintegritas. Keteladanan, semangat pengabdian, serta dedikasi beliau akan senantiasa menjadi bagian dari nilai-nilai yang hidup dalam jiwa korsa Angkatan Darat.

TNI Angkatan Darat mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta keikhlasan. Kepergian beliau meninggalkan jejak pengabdian yang akan selalu dikenang dalam sejarah TNI dan perjalanan bangsa Indonesia. *(Dispenad)*

Continue Reading

Trending