Connect with us

TNI / Polri

Srenaad Gelar Rapat Evaluasi Sistek Info TNI AD Semester II TA. 2021

Published

on

JAKARTA, – Bertempat di Ruang Rapat Puskodalad Mabesad, Staf Perencanaan TNI AD (Srenaad) menggelar kegiatan rapat evaluasi Sistem Teknologi Informasi (Sistek Info) TNI AD Semester II TA. 2021, Selasa (21/12/2021).

Wakil Asisten Perencanaan Bidang Pengendalian (Waasrena Kasad Bid. Dal) Brigjen TNI Adisura Firdaus Tarigan sebagai pimpinan rapat mewakili Asrena Kasad dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan diadakannya rapat evaluasi yang bertemakan “Sistem Terintegrasi Untuk Interoperabilitas Data”, dimaksudkan untuk menilai atau mengukur pencapaian pembangunan Sistem Teknologi Informasi (Sistek Info) TNI AD Semester II TA. 2021 serta memetakan hambatan dan kendala dengan mendiskusikan langkah serta solusi pemecahan permasalahan dalam upaya meningkatkan pembinaan Sistek Info TNI AD.

Seiring dengan perkembangan kemajuan teknologi khususnya pada sistem teknologi informasi, TNI AD dalam menjawab kebutuhan tuntutan tugas, terus concern melaksanakan serangkaian kegiatan pembangunan dan pengembangan Sistek Info TNI AD pada program dan anggaran TNI AD TA. 2021 sehingga diharapkan dapat mewujudkan Topologi, Arsitektur dan Tata Kelola Sistek Info TNI AD yang terintegrasi dan komprehensif.

Pada rapat evaluasi Sistek Info TNI AD tersebut, Waasrena Kasad Bid. Dal juga mencermati perkembangan dan kemajuan teknologi informasi yang semakin cepat sehingga membutuhkan adanya sinkronisasi antara sistem teknologi informasi, jaringan komunikasi data dan sistem keamanan yang komprehensif dan Terintegrasi dari Pusat sampai ke Satuan jajaran TNI AD.

Dalam rapat evaluasi Sistek Info TNI AD Semester II TA. 2021 juga dipaparkan Evaluasi kegiatan pembinaan Sistekinfo TNI AD semester II TA 2021 oleh Paban VI/Binsisfo Srenaad Kolonel Chb Fitry Taufiq Sahary, S.E.,M.M., Evaluasi pelaksanaan Pemeliharaan Data Sistek Info dan Pemeliharaan Materiel Sistek Info oleh Disinfolahtad, Evaluasi Dukungan Jaringan Komunikasi Data oleh Pushubad, Evaluasi Pengamanan Jaringan Sistek Info oleh Pussansiad, Evaluasi pelaksanaan PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) oleh Dispenad, Sisfo Puskodal oleh Puskodalad serta Rencana Pengisian personel yang mengawaki Sistek Info untuk Satuan Infolahta, Sandi dan Siber serta Penerangan Kotama oleh Paban III/Binteman Spersad.

Di akhir acara, Waasrena Kasad Bid Dal. menekankan kepada para pejabat Perencanaan selaku pengawas kegiatan dan pejabat Sistek Info selaku Pelaksana teknis yang ada di Kotama dan Balakpus agar melaksanakan evaluasi dan melaporkan data yang valid, terutama kondisi 7 Komponen Sistek Info (Materiel, Aplikasi, Jaringan, SDM, Peranti Lunak, Keamanan Sistek Info, Audit) di satuan masing-masing dan juga ditekankan kepada pejabat Penerangan Kotama dan Balakpus agar melaksanakan koordinasi dengan pejabat terkait di wilayahnya (Infolahta, Perhubungan dan Sandi Siber) dalam penyediaan aplikasi, jaringan komunikasi data dan pengamanan Website. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Kasdivif 1 Kostrad Sambut Purna Tugas Satgas Swasembada Satjar Divif 1 Kostrad

Published

on

By

Cilodong — Kepala Staf Divisi Infanteri 1 Kostrad Brigjen TNI Vivin Alivianto menyambut kepulangan prajurit Purna Tugas Satgas Swasembada Satjar Divif 1 Kostrad di Madivif 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Rabu (25/2/2026).

Dalam sambutannya Pangdivif 1 Kostrad Brigjen TNI Ahmad Fikri Musmar, S.E., M.H.I., yang disampaikan Kasdivif 1 Kostrad menyampaikan, “Atas nama Komando dan seluruh keluarga besar Divif 1 Kostrad, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan loyalitas yang telah kalian tunjukkan. Kepulangan kalian dengan komposisi personel dan materiil yang lengkap tanpa kurang satu apa pun adalah bukti nyata dari kedisiplinan, profesionalisme, dan perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa.” ujar Kasdivif.

“Tugas Swasembada yang baru saja kalian laksanakan bukan sekadar penugasan rutin, keberhasilan kalian menjaga stabilitas dan membantu masyarakat di daerah penugasan telah mengharumkan nama besar Kostrad di mata rakyat.” Tambah Kasdivif (Penkostrad)

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Arm Eko Pristiono, S.H., M.I.Pol

Continue Reading

TNI / Polri

Persiapan Operasi Ketupat 2026: Kakorlantas Polri Tinjau Kesiapan Check Point KM 81 Tol Cipali

Published

on

By

Purwakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. meninjau kesiapan lokasi check point pemeriksaan kendaraan di KM 81 Tol Cikampek–Palimanan (Cipali), Selasa (24/2/2026). Peninjauan dilakukan bersama sejumlah stakeholder sebagai bagian dari persiapan Operasi Ketupat 2026.

Kakorlantas mengatakan peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” sekaligus menempatkan keselamatan pemudik sebagai prioritas utama.

“Siang ini bersama seluruh stakeholder, kami hadir di KM 81 dalam rangka persiapan Operasi Ketupat. Negara hadir untuk memastikan perjalanan mudik berjalan aman hingga masyarakat sampai tujuan,” kata Irjen Pol Agus di lokasi.

Ia menjelaskan, tahun ini Polri menyiapkan program baru berupa check point pemeriksaan kendaraan angkutan penumpang. Area yang sebelumnya merupakan rest area akan difungsikan sebagai titik pemeriksaan terpadu selama arus mudik.

Pemeriksaan difokuskan pada kendaraan bus dan travel, meliputi kelaikan kendaraan, kesehatan pengemudi, serta kelengkapan administrasi seperti SIM dan STNK.

“Prioritas pertama adalah bus penumpang dan travel karena membawa banyak masyarakat. Kendaraan harus laik jalan, pengemudinya sehat, termasuk administrasinya lengkap,” ujarnya.

Menurutnya, setiap Polda nantinya akan menyiapkan satu check point guna memastikan standar keselamatan terpenuhi sejak awal perjalanan. Pemeriksaan dilakukan secara kolaboratif melibatkan kepolisian, tenaga kesehatan, Kementerian Perhubungan, serta stakeholder terkait lainnya.

Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan pihaknya akan menyiapkan pos pelayanan terpadu di lokasi tersebut sebagai bagian dari 25 pos pelayanan yang disiagakan di jalur mudik nasional.

“Pos pelayanan terpadu itu nanti akan berkolaborasi bersama seluruh stakeholder yang ditugaskan di KM 81 ini untuk diposisikan sebagai check point station,” ungkapnya.

Pos pelayanan terpadu itu akan mendukung pemeriksaan kesehatan pengemudi serta menyediakan informasi jalur mudik, titik rawan kecelakaan, hingga potensi kepadatan lalu lintas guna menekan angka kecelakaan selama periode mudik.

Sementara itu, Direktur Jalan Bebas Hambatan Kementerian PU Dedi Gunawan memastikan perbaikan infrastruktur di ruas Tol Cipali, termasuk penanganan lubang jalan, ditargetkan rampung maksimal H-7 hingga H-10 sebelum Lebaran. Pos pemantauan Lebaran juga disiapkan di rest area dan jalur nasional utama.

“Salah satu upaya kita untuk mencegah terjadinya kecelakaan kendaraan. Kami juga akan siap memperbaiki tadi yang disampaikan, pertanyaan mengenai lubang-lubang, maksimal H-7 bahkan di H-10 pun kami upayakan semuanya sudah terselesaikan,” pungkasnya.

Usai peninjauan di KM 81, Kakorlantas dijadwalkan melanjutkan pengecekan kesiapan jalur Tol Cisumdawu guna memastikan seluruh jalur utama siap digunakan masyarakat selama arus mudik dan balik Operasi Ketupat 2026.

Continue Reading

TNI / Polri

Hadapi Mudik 2026, Korlantas Polri Bagi Pengamanan Operasi Ketupat ke dalam 4 Klaster

Published

on

By

Jakarta – Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Pol. Wibowo menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 Kementerian Perhubungan, di Ruang Mataram Lt. 1 Gedung Karya Kemenhub pada Selasa (24/2/2026).

Brigjen Pol. Wibowo menyampaikan bahwa Operasi Ketupat bukan sekadar agenda rutin pengamanan lalu lintas, melainkan momentum pelayanan maksimal kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.

“Operasi Ketupat ini bukan sekadar operasi penjagaan dan pengaturan saja bagi kami. Ini adalah momen bagi kita semua untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik dari sisi keamanan, kenyamanan, maupun keselamatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengamanan Operasi Ketupat dibagi menjadi empat klaster, pertama jalur arteri dan tol, kedua tempat ibadah dan kawasan wisata, ketiga lokasi penyeberangan, dan terakhir titik pergerakan mudik seperti terminal, bandara, dan stasiun.

“Kami menentukan ada empat klaster dalam kegiatan pengamanan Operasi Ketupat tahun ini, sehingga penanganan bisa lebih terfokus dan terukur,” kata Brigjen Pol. Wibowo.

Lebih lanjut, ia menyoroti Jawa Barat sebagai titik lelah pemudik asal Sumatera, di mana jalur tol kerap mengalami kepadatan terutama di rest area saat waktu berbuka puasa dan istirahat.

“Jawa Barat adalah salah satu lokasi yang menjadi titik lelah pemudik yang berasal dari wilayah Sumatera. Sehingga beberapa inventarisir masalah yang coba kami himpun untuk wilayah di Jawa Barat, kendala di jalur tol ini terutama pada saat-saat tertentu ada di rest area, khususnya pada saat masyarakat akan buka puasa atau istirahat,” jelasnya.

Selain itu, Korlantas juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di jalur arteri secara situasional mulai dari pengalihan arus, contraflow, hingga one way sepenggal di titik-titik dengan intensitas kendaraan tinggi namun kapasitas jalan terbatas.

“Kami tetap menggunakan rekayasa yang dimulai dari pengalihan arus, contraflow, sampai dengan one way sepenggal, khususnya di wilayah yang padat intensitas kendaraannya namun tidak didukung sarana jalan yang memadai,” tutup Dirregident.

Melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga, Polri berharap penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan mudik.

Continue Reading

Trending