Connect with us

TNI / Polri

Sambut HUT ke-44, Dislitbangad Gelar Donor Darah

Published

on

Jakarta, – Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Dislitbangad) menggelar kegiatan donor darah, bertempat di Madislitbangad, Jakarta Timur, Rabu (5/1/2022).

Dalam keterangan tertulis Dislitbangad, kegiatan yang diikuti oleh seluruh anggota dan PNS Dislitbangad serta persit KCK Ranting 3 Dislitbanga Cabang VI PG Mabesad tersebut merupakan bagian dari rangkaian dalam rangka menyambut HUT ke-44 Dislitbangad.

Kegiatan donor darah ini sendiri meripakan kerjasama Dislitbangad dengan PMI DKI Jakarta timur.

Terlihat ikut dalam kegiatan donor darah, Kadislitbangad Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, S.I.Kom., M.M., didampingi Ketua Persit KCK Ranting 3 Dislitbang Cabang VI PG Mabesad.

Dalam kesempatan tersebut Kadislitbangad menyampaikan, selain menyambut HUT Dislitbangad, kegiatan ini untuk membantu ketersedian stok darah di PMI sehingga warga yang membutuhkan tidak lagi kesulitan untuk mencarinya, terlebih di masa pandemi covid-19 saat ini yang belum berakhir.

Sebenarnya, ungkap Kadislitbanhad, manfaat donor darah dapat merangsang terjadinya proses peremajaan sel-sel darah. Dimana setelah mendonorkan darahnya hal ini justru baik, karena akan merangsang produksi sel-sel darah baru dan pada gilirannya membantu dalam menjaga kesehatan yang baik.

lebih lanjut Kadislitbangan menuturkan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan rasa solidaritas segenap anggota dan PNS Dislitbangad serta persit KCK ranting 3 Dislitbangad dalam membantu masyarakat melalui Palang Merah Indonesia Jakarta Timur.

“Ketersediaan darah bagi yang membutuhkan hanya dapat dipenuhi dengan kehadiran para pahlawan kemanusiaan yakni para pendonor yang dengan suka rela dan tulus ikhlas menyumbangkan darahnya bagi kepentingan kemanusiaan sesuai”, ujarnya.

Kadislitbangad berharap melalui kegiatan donor darah ini dapat menambah dan memenuhi stok darah Palang Merah Indonesia (PMI) untuk dapat menolong saudara-saudara kita yang sedang membutuhkannya khususnya di wilayah Jakarta timur.

Tidak lupa Kadislitbangad juga menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada para pendonor serta para petugas medis dari PMI yang telah berkenan hadir untuk berpartisipasi pada kegiatan donor darah dalam rangka menyambut HUT Dislitbangad ke 44 .

“Semoga melalui kegiatan donor darah ini dapat menjadi salah satu sarana dalam meningkatkan tali silaturrahmi dan sinergitas TNI dan Masyarakat,” ungkap Kadislitbangad.

Kegiatan donor darah berjalan dengan lancar dengan tetap menperhatikan Protokol Kesehatan. Sebanyak 50 kantong darah terkumpul dan akan diserahkan langsung kepada pimpinan PMI Jakarta Timur.

Sementara itu, Ketua PMI Jakarta timur bersyukur dan berterima kasih kepada Dislitbangad, khususnya Brigjen TNI Terry Tresna dan Ibu Ketua Persit KCK Ranting 3 Dislitbangad serta seluruh anggota dan PNS yang sudi kiranya melaksanakan kegiatan donor darah untuk kemanusiaan. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Polda Metro Jaya Siagakan 4.131 Personel Layani Aksi Penyampaian Pendapat di Jakarta

Published

on

By

Jakarta,  – Polda Metro Jaya menyiapkan 4.131 personel gabungan untuk melayani aksi penyampaian pendapat sejumlah elemen masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Kamis (18/6/2026).

Personel akan ditempatkan di sejumlah titik kegiatan, antara lain area Monas, Bundaran HI/Dukuh Atas, Gedung DPR/MPR RI, serta Gedung Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

“Polda Metro Jaya menyiapkan 4.131 personel gabungan untuk melayani dan mengamankan kegiatan penyampaian pendapat masyarakat. Kehadiran personel di lapangan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” ujar Kombes Budi.

Adapun personel yang dilibatkan terdiri dari unsur Polda Metro Jaya sebanyak 2.359 personel, jajaran Polres sebanyak 372 personel, serta BKO sebanyak 1.400 personel. Unsur BKO tersebut meliputi TNI sebanyak 200 personel, Korbrimob sebanyak 900 personel, dan Korsabhara sebanyak 300 personel.

Sejumlah elemen masyarakat dijadwalkan menyampaikan aspirasi di beberapa lokasi. Di area Monas diperkirakan terdapat massa dari sejumlah organisasi kemahasiswaan dan masyarakat. Sementara itu, massa lainnya direncanakan berada di kawasan Bundaran HI/Dukuh Atas dan Gedung Kemenaker RI.

Lebih lanjut Kombes Budi menjelaskan, pola pelayanan dan pengamanan dilakukan secara preemtif, preventif, serta penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran. Petugas juga disiagakan untuk pengaturan arus lalu lintas, pengamanan objek, serta pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Seluruh personel telah diingatkan untuk bertindak sesuai prosedur, tidak mudah terprovokasi, serta mengutamakan keselamatan masyarakat, peserta aksi, dan petugas,” katanya.

Kombes Budi menambahkan, rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional menyesuaikan perkembangan di lapangan. Masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan yang menjadi titik kegiatan apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kepada peserta aksi, silakan menyampaikan pendapat secara tertib, damai, tidak melakukan tindakan anarkis, tidak merusak fasilitas umum, dan tetap menghormati hak masyarakat lainnya,” ujar Kombes Budi.

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat segera melapor apabila melihat potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui layanan kepolisian terdekat atau Call Center 110.

Continue Reading

TNI / Polri

Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya Dapat Apresiasi dari Masyarakat

Published

on

By

Jakarta — Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu warga, Ahmad, menyampaikan kepuasannya usai mengurus pembukaan blokir dan berkas kendaraan di layanan BPKB Polda Metro Jaya, Rabu (17/6/2026).

Ahmad mengaku pelayanan yang diberikan petugas berjalan dengan baik dan memuaskan. Menurutnya, proses pengurusan dapat dilakukan dengan lancar serta petugas memberikan pelayanan yang ramah.

“Ya baik, alhamdulillah. Pelayanannya cukup baik,” ujar Ahmad.

Saat ditanya mengenai saran atau masukan terhadap pelayanan yang diberikan, Ahmad mengaku sejauh ini tidak menemukan kendala yang berarti.

“Selama ini sih tidak ada, sudah cukup,” tambahnya.

Sementara itu, Pamin Seksi BPKB Polda Metro Jaya, Ipda Feri Prasetyo, mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan yang profesional, cepat, dan transparan kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan kemudahan, kecepatan, dan kepastian layanan, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik dan nyaman,” ujar Ipda Feri Prasetyo.

Continue Reading

TNI / Polri

Korlantas Tegaskan Hanya Polri Berwenang Terbitkan SIM

Published

on

By

Jakarta – Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menegaskan bahwa hanya kepolisian yang berwenang menerbitkan surat izin mengemudi (SIM).

Penegasan ini ia sampaikan dalam rangka mencegah terjadinya pemalsuan SIM atau penerbitan SIM oleh pihak tertentu yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang dikeluarkan oleh Polri.

“Perlu kami tegaskan kepada masyarakat bahwa satu-satunya institusi yang berwenang menerbitkan SIM adalah Polri. Ketentuan tersebut telah diatur secara jelas dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” jelas Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Pol. Wibowo dalam keterangan, Senin (15/6/26).

Ia menjelaskan, kewenangan tersebut secara tegas diatur dalam Pasal 87 ayat (2) UU Nomor 22 Tahun 2009 yang menyatakan bahwa “Surat Izin Mengemudi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diterbitkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.”

Selain itu, dalam Pasal 87 ayat (3) juga disebutkan bahwa Polri wajib menyelenggarakan sistem informasi penerbitan SIM.

Brigjen Pol. Wibowo menekankan, SIM bukan sekadar kartu identitas pengemudi, melainkan juga dokumen negara yang menjadi bukti legitimasi kompetensi, registrasi, dan identifikasi pengemudi kendaraan bermotor yang diterbitkan berdasarkan proses verifikasi, pengujian, serta pencatatan dalam sistem informasi yang dikelola Polri.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi atau penawaran yang berpotensi menyesatkan terkait penerbitan SIM di luar mekanisme resmi Polri.

“Oleh karena itu, dokumen apa pun yang diterbitkan oleh pihak lain tidak dapat disamakan, menggantikan, ataupun dianggap sebagai SIM yang sah menurut hukum Indonesia,” ujarnya.

Continue Reading

Trending