Connect with us

TNI / Polri

Pangdam IM Pelopori Budidaya Udang Vaname Untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Published

on

JAKARTA, – Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Mohamad Hasan didampingi Ketua Persit KCK Daerah Iskandar Muda, Ny. Ririx Hasan, melakukan panen udang vaname di tambak percontohan Kodam Iskandar Muda di Desa Suak Keumudee, Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat, Kamis (13/1/2022).

Kedatangan Pangdam IM beserta rombongan didampingi Bupati Aceh Barat Ramli MS bersamaan dengan panen raya udang vaname binaan Kodim 0105/Aceh Barat.

Ada hal yang menarik, yang tak biasa dilakukan seorang pejabat, sang jenderal bintang dua ini mencoba untuk menjala udang di tambak yang tengah panen. Terlihat, sosok pemimpin yang di cintai rakyat ini tampak bersemangat saat menarik jala tersebut.

Pangdam IM saat diwawancara mengatakan, pantai barat selatan Aceh khususnya Aceh Barat berpotensi dalam pengembangan budidaya udang vaname, karena memiliki air yang bersih. Budidaya udang vaname binaan Kodim 0105/Abar dapat menjadi contoh kepada masyarakat pesisir pantai, bagaimana membudidaya udang yang baik dan benar sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.

“Tambak udang vaname percontohan Kodam IM bisa mempelopori bagaimana memberikan contoh kepada masyarakat membudidaya udang vaname, dan hasilnya pun cukup lumayan dan tentunya bisa meningkatkan ekonomi masyarakat nantinya,” kata Pangdam IM.

Pangdam IM melihat, motivasi masyarakat terkait budidaya udang vaname di Aceh Barat mulai tinggi dan bahkan banyak warga yang mau belajar tentang budidaya udang vaname di tambak binaan TNI ini.

“Kami melihat sudah banyak yang belajar di sini bagaimana mengembangkan udang vaname. Dan ini yang kita manfaatkan lahan tidur yang dulunya terbengkalai akibat tsunami, kita coba untuk edukasi masyarakat supaya pemanfaatan lahan bisa menghasilkan ekonomi yang baik,” ujarnya.

Jenderal bintang dua ini meyakini bahwa masyarakat jika ingin mengembangkan tambak udang vaname akan dibantu oleh pemerintah.

“Termasuk Pangdam yang akan mempromosikan kepada Menteri KKP untuk bisa mengembangkan kawasan Aceh Barat sebagai kawasan udang vename,” pungkas Pangdam IM.

Selama kunjungannya ke jajaran Korem 012/TU, Pangdam IM bersama istri didampingi Asops Kasdam IM Kolonel Inf Riyanto, S.I.P. beserta istri dan Aspers Kasdam IM Kolonel Inf Muhamad Sjahroni, S.E. beserta istri. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Kasdivif 1 Kostrad Sambut Purna Tugas Satgas Swasembada Satjar Divif 1 Kostrad

Published

on

By

Cilodong — Kepala Staf Divisi Infanteri 1 Kostrad Brigjen TNI Vivin Alivianto menyambut kepulangan prajurit Purna Tugas Satgas Swasembada Satjar Divif 1 Kostrad di Madivif 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Rabu (25/2/2026).

Dalam sambutannya Pangdivif 1 Kostrad Brigjen TNI Ahmad Fikri Musmar, S.E., M.H.I., yang disampaikan Kasdivif 1 Kostrad menyampaikan, “Atas nama Komando dan seluruh keluarga besar Divif 1 Kostrad, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan loyalitas yang telah kalian tunjukkan. Kepulangan kalian dengan komposisi personel dan materiil yang lengkap tanpa kurang satu apa pun adalah bukti nyata dari kedisiplinan, profesionalisme, dan perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa.” ujar Kasdivif.

“Tugas Swasembada yang baru saja kalian laksanakan bukan sekadar penugasan rutin, keberhasilan kalian menjaga stabilitas dan membantu masyarakat di daerah penugasan telah mengharumkan nama besar Kostrad di mata rakyat.” Tambah Kasdivif (Penkostrad)

Autentikasi
Kapen Kostrad, Kolonel Arm Eko Pristiono, S.H., M.I.Pol

Continue Reading

TNI / Polri

Hadapi Mudik 2026, Korlantas Polri Bagi Pengamanan Operasi Ketupat ke dalam 4 Klaster

Published

on

By

Jakarta – Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Pol. Wibowo menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 Kementerian Perhubungan, di Ruang Mataram Lt. 1 Gedung Karya Kemenhub pada Selasa (24/2/2026).

Brigjen Pol. Wibowo menyampaikan bahwa Operasi Ketupat bukan sekadar agenda rutin pengamanan lalu lintas, melainkan momentum pelayanan maksimal kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.

“Operasi Ketupat ini bukan sekadar operasi penjagaan dan pengaturan saja bagi kami. Ini adalah momen bagi kita semua untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik dari sisi keamanan, kenyamanan, maupun keselamatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengamanan Operasi Ketupat dibagi menjadi empat klaster, pertama jalur arteri dan tol, kedua tempat ibadah dan kawasan wisata, ketiga lokasi penyeberangan, dan terakhir titik pergerakan mudik seperti terminal, bandara, dan stasiun.

“Kami menentukan ada empat klaster dalam kegiatan pengamanan Operasi Ketupat tahun ini, sehingga penanganan bisa lebih terfokus dan terukur,” kata Brigjen Pol. Wibowo.

Lebih lanjut, ia menyoroti Jawa Barat sebagai titik lelah pemudik asal Sumatera, di mana jalur tol kerap mengalami kepadatan terutama di rest area saat waktu berbuka puasa dan istirahat.

“Jawa Barat adalah salah satu lokasi yang menjadi titik lelah pemudik yang berasal dari wilayah Sumatera. Sehingga beberapa inventarisir masalah yang coba kami himpun untuk wilayah di Jawa Barat, kendala di jalur tol ini terutama pada saat-saat tertentu ada di rest area, khususnya pada saat masyarakat akan buka puasa atau istirahat,” jelasnya.

Selain itu, Korlantas juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di jalur arteri secara situasional mulai dari pengalihan arus, contraflow, hingga one way sepenggal di titik-titik dengan intensitas kendaraan tinggi namun kapasitas jalan terbatas.

“Kami tetap menggunakan rekayasa yang dimulai dari pengalihan arus, contraflow, sampai dengan one way sepenggal, khususnya di wilayah yang padat intensitas kendaraannya namun tidak didukung sarana jalan yang memadai,” tutup Dirregident.

Melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga, Polri berharap penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan mudik.

Continue Reading

TNI / Polri

Kesiapan Operasi Ketupat 2026: Intip Strategi Kakorlantas Polri Amankan Jalur Mudik Jawa Barat

Published

on

By

Bandung – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. bersama jajaran stakeholder melakukan pengecekan jalur tol di wilayah hukum Jawa Barat, Selasa (24/2) sebagai bagian dari kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 menjelang arus mudik Lebaran.

Kegiatan survei dimulai sejak pagi dengan meninjau jalur tol dari KM 01 hingga KM 188 ruas Cikampek–Palimanan (Cipali), termasuk melintasi Tol Cisumdawu untuk memastikan kesiapan infrastruktur jalan serta titik-titik pengamanan yang akan digunakan saat periode mudik.

Setelah peninjauan jalur tol, rombongan melanjutkan kegiatan ke Pos Cileunyi dan menerima paparan kesiapan dari Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Kasatlantas Polresta Bandung, Kasatlantas Polres Garut, serta Kasatlantas Polres Tasikmalaya terkait strategi pengamanan arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Jawa Barat.

Kakorlantas menjelaskan survei dilakukan guna memastikan kondisi jalan, kesiapan personel, serta manajemen lalu lintas berjalan optimal sebelum Operasi Ketupat 2026 dilaksanakan.
“Hari ini kami melakukan survei dari KM 01 sampai KM 188 Cipali, termasuk melewati Tol Cisumdawu untuk memastikan kondisi jalan serta kesiapan titik pengamanan,” ujarnya kepada awak media.

Salah satu fokus utama dalam pengecekan tersebut adalah kesiapan check point kendaraan pemudik yang akan ditempatkan di Rest Area KM 81. Pemeriksaan kendaraan akan dilakukan secara kolaboratif melibatkan Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Polri, hingga unsur kesehatan.

Kendaraan angkutan penumpang seperti bus dan travel menjadi prioritas pemeriksaan guna memastikan kelayakan kendaraan serta keselamatan perjalanan masyarakat selama mudik.

“Check point ini kolaborasi lintas sektor. Kendaraan yang mengangkut pemudik, khususnya bus, akan kita periksa secara menyeluruh sebagai langkah preventif keselamatan,” katanya.

Dalam paparannya, Kakorlantas menyampaikan kesiapan Operasi Ketupat 2026 disusun melalui lima klaster pengamanan, yaitu pengelolaan jalan tol, pengamanan jalan arteri dan nasional, pengamanan penyeberangan serta simpul transportasi, pengamanan tempat ibadah, dan pengamanan jalur menuju destinasi wisata.

Mabes Polri juga telah menyiapkan pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu di berbagai titik strategis yang telah dipetakan oleh jajaran kewilayahan guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik.

Kakorlantas menambahkan survei lapangan masih akan terus dilakukan dan akan ditutup dengan Tactical Floor Game sebagai simulasi pengamanan untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan di lapangan.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan kementerian dan pengelola jalan tol, perbaikan infrastruktur yang masih berlangsung ditargetkan rampung paling lambat H-7 Lebaran, baik di ruas tol maupun jalan arteri.

“Kami memastikan jalan tol maupun arteri dalam kondisi siap dilalui pemudik. Ini komitmen bersama agar perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar,” ujarnya.

Pemeriksaan kendaraan di check point nantinya dilakukan secara situasional dengan prioritas angkutan umum di jalan tol, terutama bus dan travel, guna mencegah kecelakaan serta mengantisipasi potensi kemacetan sejak dini.

Operasi Ketupat 2026 mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” sebagai upaya menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan bagi masyarakat Indonesia.

Continue Reading

Trending