Connect with us

Metro

IDDS Gelar Rapat Kerja Awal di Balaikota DKI Jakarta

Published

on

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan yang diwakili oleh Assisten Kesra Sekda Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto didampingi Ketua Umum IDDS Provinsi DKI Jakarta, R. Endang Surya serta Sekretaris Umum IDDS Provinsi DKI Jakarta Suroto SB secara resmi membuka rapat kerja Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Donor Darah Sukarela (DPD – IDDS) Provinsi DKI Jakarta di Balaikota Pemprov DKI Jakarta, Kamis (6/10/2022).

Pelaksanaan pembukaan Rapat Kerja IDDS tahun 2022 ini dihadiri para tamu undangan kehormatan yakni anggota DPRD DKI Jakarta, perwakilan PMI Provinsi DKI Jakarta, perwakilan TNI dan Polri serta sejumlah pengurus DPP FWJ Indonesia, LSM Pesdam dan ratusan anggota maupun pengurus IDDS se-Jabodetabek.

Dalam laporannya, ketua panitia H. Syaukani menjelaskan rangkaian pelaksanaan rapat kerja daerah Ikatan Donor Darah Sukarela (IDDS) Provinsi DKI Jakarta akan dilaksanakan di salah satu hotel Cipayung Bogor selama 3 hari yakni Jumat s/d Minggu dari tanggal 14 – 16 Oktober 2022.

Acara tersebut dikatakan Syaukani akan diisi kegiatan bakti sosial berupa donor darah dan serta santunan pada puluhan anak yatim piatu dan kaum duafa.

Dia juga mengakui sebagai komunitas sukarelawan  untuk melaksanakan suatu kegiatan butuh biaya dan selalu terkendala anggaran, maka untuk mengatasi kendala tersebut pihaknya berinisiatif bersama – sama pengurus dan anggota IDDS swadaya sendiri.

“Kami seluruh pengurus dan anggota IDDS mengucapkan terimakasih kepada Bapak Gubernur DKI Anies Baswedan yang telah memberikan perhatian dengan hadirnya Askesra Sekda DKI Jakarta, Uus Kuswanto dan juga difasilitasinya tempat kegiatan pembukaan sekaligus donor darah di Balaikota. Tentunya kami sangat berharap bantuan lainnya dari Pemprov DKI Jakarta,” harap Syaukani.

Sedangkan Ketua Umum IDDS Provinsi DKI Jakarta, R Endang Surya yang biasa disapa kang Surya mengungkapkan bahwa motivasi IDDS dalam melaksanakan kegiatan Rapat Kerja, Donor Darah dan santunan pada anak yatim piatu serta kaum duafa sebagai dorongan peningkatan sosial bermasyarat.

“Intinya kami itu “Fastabiqul Khoirot” yang artinya berlomba – lomba dalam menuju kebaikan dimanapun kita berada. “ucap kang Surya kepada sejumlah wartawan usai mengikuti rangkaian kegiatan pelaksanaan pembukasn rapat kerja IDDS, Kamis (6/10/2022).

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan yang diwakili Assisten Kesra Sekda Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto menyampaikan bahwa dirinya atas nama pimpinan pemerintah Propinsi DKI Jakarta mengucapkan terimakasih kepada pengurus dan anggota IDDS serta para tamu undangan kehormatan lainnya yang telah hadir.

“Kali ini IDDS telah sukses menyelenggarakan donor darah dan santunan anak yatim serta kaum duafa yang kemudian dilanjukan dengan kegiatan rapat kerja yang bertujuan untuk menyusun program – program kerja IDDS kedepannya. “Kata Uus.

Uus menilai kegiatan IDDS sangat membantu pemenuhan darah DKI Jakarta, “seperti yang sudah disampaikan diawal tadi bahwa kebutuhan darah untuk warga DKI Jakarta sehari sekitar 1000 hingga 1200 kantong darah. Nah apabila tidak dilaksanakan donor darah secara masif kebutuhan darah warga DKI Jakarta tidak akan terpenuhi. “Jelasnya.

Lebih lanjut Uus menambahkan bahwa Pemerintah DKI Jakarta bersama DPRD DKI Jakarta dan instansi pemerintah lainnya akan terus berupaya mendukung, mensuport dan mensosialisasikan kegiatan donor darah seperti yang dilakukan IDDS.

Continue Reading

Metro

PMII Resmi Membuka Harlah Ke-66 Tahun Dirangkai PKN, PIN, Lokakarya, dan Rakornas

Published

on

By

Jakarta – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) secara resmi membuka rangkaian kegiatan Hari Lahir (Harlah) PMII ke-66 Tahun yang dirangkaikan dengan PKN, PIN, Lokakarya, dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas). Kegiatan pembukaan dilaksanakan pada sore hari dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan kader PMII dari seluruh Indonesia.

Acara pembukaan ini dihadiri oleh jajaran Pengurus Besar PMII, antara lain M. Syofyulloh Cokro selaku Ketua Umum PB PMII, M. Irkham Tamrin Sekretaris Jenderal PB PMII, Sainuddin Bendahara Umum PB PMII,  Wulan Sari (Ketua Kopri PMII), Arafat Soleman selaku OC Muspimmas, Acep Jamaluddin selaku Steering Committee (SC) Harlah PMII & Muspimmas, serta M. Razik Ilham sebagai OC Harlah PMII dan juga langsung dihadiri oleh Drs. A. Muhaimin Iskandar, M.Si., (Ketua Mabinas PB PMII).

Dalam sambutannya, Ketua Umum PB PMII M. Syofyulloh Cokro menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya pembukaan Harlah PMII ke-66. Ia menegaskan bahwa puncak peringatan Harlah PMII ke-66 akan dilaksanakan pada 17 April 2026 di Kalimantan Selatan.

“Alhamdulillah, hari ini kita membuka rangkaian Harlah PMII ke-66. Banyak hal strategis yang akan dibahas dalam Rakornas, terutama terkait penerapan dan arah gerak PMII ke depan. Meski PMII telah berusia 66 tahun, tantangan zaman terus berubah, namun tujuan dan komitmen perjuangan tetap sama, yakni menyiapkan kepemimpinan Indonesia di masa depan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tantangan besar bangsa Indonesia, khususnya persoalan kemiskinan ekstrem, kesenjangan sosial, dan struktur kelas masyarakat yang masih timpang, di mana hanya sekitar 1 persen penduduk yang berada pada kelas atas.

Lebih lanjut, ia menegaskan peran strategis PMII sebagai agen pemberdayaan masyarakat. Saat ini, PMII memiliki 30 PKC, sekitar 300 cabang, lebih dari 1.300 komisariat, dan sekitar 5.000 rayon di seluruh Indonesia. Bahkan, banyak sekretariat PMII yang telah berfungsi sebagai pusat pengaduan masyarakat dan pusat pemberdayaan sosial.

“Jangan ragu untuk terus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat sekitar, dan jangan ragu pula untuk memberikan evaluasi demi kemajuan organisasi. Dalam pembukaan agenda ini, kita ingin mengumpulkan energi nyata, memperkaya perspektif, dan merumuskan arah PMII ke depan agar semakin relevan dan berdampak bagi Indonesia,” pungkasnya.

Rangkaian Harlah PMII ke-66 ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi nasional sekaligus penguatan komitmen PMII dalam menghadirkan aksi nyata untuk Indonesia.

Ketua OC Harlah PMII, M. Razik Ilham, dalam wawancara bersama awak media menjelaskan bahwa kegiatan Kick Off Harlah PMII ke-66 merupakan penanda dimulainya seluruh rangkaian agenda besar PMII menuju puncak peringatan Hari Lahir ke-66.

“Kick Off ini artinya kita resmi memulai rangkaian langkah selanjutnya. Rangkaian kegiatan itu sudah berjalan dan meliputi PKN, PIN, Lokakarya, serta Rakornas. Setelah ini, akan ada banyak kegiatan lanjutan dalam rangka menyambut Harlah PMII ke-66,” ujar Razik.

Ia memaparkan bahwa rangkaian kegiatan Harlah PMII ke-66 akan diisi dengan beragam agenda yang menyentuh aspek intelektual, sosial, keislaman, dan kebangsaan. Di antaranya adalah sayembara kader, kegiatan di bulan Ramadan seperti diskusi sambil buka puasa bersama, ujur Al-Qur’an yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim, serta berbagai kegiatan edukatif lainnya.

“Setelah Ramadan dan Idul Fitri, kita akan melaksanakan Ziarah Walisongo dengan empat titik utama, dimulai dari Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur. Titik terakhir di Jawa Timur sekaligus menjadi momentum napak tilas, karena PMII lahir di Kota Surabaya,” jelasnya.

Tidak hanya itu, rangkaian Harlah PMII ke-66 juga akan dimeriahkan dengan turnamen mini soccer yang direncanakan memperebutkan Piala Presiden, serta kegiatan Khataman Al-Qur’an yang dijadwalkan pada 14 April 2026, setelah Idul Fitri.

Razik menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut akan bermuara pada puncak peringatan Harlah PMII ke-66 yang direncanakan berlangsung pada 17 April 2026 di Kalimantan Selatan.

“Kami melakukan road show Harlah ini karena ingin melibatkan berbagai macam stakeholder serta mengonsolidasikan seluruh daerah, khususnya PKC dan PC se-Indonesia. Harapannya, Harlah PMII ke-66 ini bisa berlangsung semarak, sekaligus menghadirkan nilai-nilai pendidikan, keislaman, kebangsaan, nasionalisme, dan nilai perjuangan PMII,” pungkasnya.

Continue Reading

Metro

SOSIALISASI PERDA NO 5 TAHUN 2020 TERKAIT ADMINITRASI PERTANAHAN KABUPATEN KULON PROGO

Published

on

By

Kulon Progo – Agus supriyanto Anggota DPRD kabupaten kulon progo dari Komisi 1 fraksi Golkar pada hari senin tanggal
2 Februari 2026 melaksanakan acara sosialisasi perda no 5 tahun 2020 kepada masyarakat kulon Progo bersama bapak Misbachun Eko Raharjo dari Dinas Pertanahan dan tata ruang kabupaten kulon Progo.

Acara dihadiri warga masyarakat meliputi Wilayah kecamatan Galur dan Lendah kabupaten kulon Progo Yogyakarta, acara sosialisasi tersebut berlangsung dari Pukul.07.30 wib sampai Pukul.11.30 wibn nampak terlihat warga masyarakat sangat antusias dengan adanya kegiatan sosialisasi tersebut.

Bapak Waluyo selaku Dukuh pedusunan Tubin , Desa Sidorejo kecamatan Lendah mengapresiasi kegiatan yang di laksanakan oleh Bapak Agus Supriyanto dari DPRD Kulon Progo berserta dinas terkait karena sangat bermanfaat bagi informasi warga tentang perda tahun 2020 soal aturan administrasi pertanahan di kabupaten kulon Progo.

Agus Supriyanto menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut penting untuk disampaikan kepada masyarakat dan sudah menjadi ketugasannya sebagai anggota DPRD selaku wakil rakyat untuk jalin silaturahmi maupun menampung aspirasi keluhan dari warga, Acara berjalan lancar dan ditutup dengan doa bersama oleh seluruh peserta yang hadir.

Jurnalis Budi Legowo Santoso.

Continue Reading

Metro

Faomasi Laia, S.H., M.H. Apresiasi Putusan PN Jakut: Bukti Nyata Hukum Masih Tegak

Published

on

By

Jakarta — Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan putusan sela dalam perkara dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa Budi, pada sidang pembacaan putusan pokok perkara Nomor: 1295/Pid.B/2025/PN JKT.Utr, yang digelar pada Kamis (29/1/2026).

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim menyatakan perkara tidak dapat dilanjutkan karena terdapat cacat kewenangan penuntutan, sehingga proses hukum dinilai tidak memenuhi syarat formil sebagaimana diatur dalam KUHP Nasional dan KUHAP yang mulai berlaku efektif sejak 2 Januari 2026. Dengan demikian, terdakwa Budi dinyatakan bebas demi hukum.

Majelis Hakim menegaskan bahwa penerapan pasal-pasal dalam perkara ini tidak dapat dibuktikan secara sah dan meyakinkan, termasuk ketentuan pidana yang mensyaratkan pembuktian unsur perbuatan melawan hukum serta kebenaran materiil dari peristiwa yang didakwakan. Ketidakmampuan penuntut umum dalam memenuhi unsur tersebut menjadi dasar utama dikabulkannya putusan sela.

Apresiasi Kuasa Hukum

Usai persidangan, kuasa hukum terdakwa, Faomasi Laia, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi tinggi kepada Majelis Hakim atas putusan tersebut.

“Putusan sela hari ini adalah bukti konkret bahwa hukum dan keadilan benar-benar ditegakkan. Majelis Hakim telah menunjukkan independensi dan keberanian dalam menegakkan supremasi hukum sebagaimana diamanatkan KUHP Nasional,” ujar Faomasi.

Ia menegaskan bahwa dalam sistem hukum Indonesia, keadilan harus didahulukan apabila terjadi pertentangan dengan kepastian hukum, sebagaimana prinsip yang kini ditegaskan dalam KUHP baru.

Faomasi juga mengingatkan seluruh aparat penegak hukum agar membaca dan menerapkan undang-undang secara komprehensif, serta tidak melakukan praktik kriminalisasi yang berpotensi menyesatkan proses peradilan.

“Jika suatu perkara sebenarnya dapat dihentikan namun tetap dipaksakan hingga ke pengadilan, itu dapat dikategorikan sebagai penyesatan proses peradilan dan memiliki konsekuensi pidana, bukan sekadar pelanggaran etik,” tegasnya.

Pihak kuasa hukum menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum lanjutan terhadap oknum penegak hukum yang diduga tidak menjalankan proses secara profesional, sekaligus meminta pengawasan ketat dari Mahkamah Agung guna menjaga marwah dan independensi peradilan.

Continue Reading

Trending