Connect with us

Metro

HJ. Evi Mafriningsianti.SE,MM. Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PAN Reses III Tahun 2023

Published

on

Kota Bekasi, 4 Oktober 2023. Hj. Evi Mafriningsianti, S.E.,M.M. Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PAN Dapil Kec. Bekasi Timur dan Kec. Bekasi Selatan mengadakan jaring aspirasi masyarakat (Reses III Tahun 2023) di Pos Jaga RW 14 Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi

Hj. Evi Mafriningsianti, S.E.,M.M. Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PAN saat ditemui awak Media Online seusai mengadakan Reses III tahun 2023 menjelaskan bahwa “Reses hari ini secara dominan kebanyakan masih soal infrastruktur soal fisik terkait perbaikan, pembangunan, minta dibangunkan posyandu, pos rt, pos rw dan lain-lain.

Yang penting bahwa aspirasi ini berdasarkan hadir dari kebutuhan dan prioritas lingkungan. Harus tersosialisasi ke warganya kalau di lingkungannya akan ada pembangunan jangan sampai warganya tidak tahu kalau ada kegiatan pembangunan di wilayahnya.

Saya harap ini tersosialisasi oleh pengurus minimal dan sekarang ada pentolan ibu-ibu posyandu karena pagi ini fokus saya untuk kader posyandu, pkk dan ada pengurus rt juga.

Saya bersyukur ada beberapa aspirasi yang hampir semuanya sudah selesai sehingga saya akan mengawal kembali di tahun 2024 dan 2025. Doakan 2025 lanjut lagi sehingga aspirasi di tahun anggaran 2025 bisa terealisasi.”

Kesadaran masyarakat untuk hadir di Posyandu kadang juga masih rendah. Inilah pentingnya sinergi seluruh lapisan stakeholder yang ada di masyarakat untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat agar minimal hadir di posyandu, puskemas atau rumah sakit agar dapat pendidikan terkait pentingnya peningkatan gizi buat ibu hamil dan balita.

Makanya ditambahkan dengan peningkatan fasilitas Alhamdulillah bertahap dari periode tahun lalu mereka punya timbangan, mereka butuh segala sesuatu fasilitas posyandu Alhamdulillah ada rezeki saya bisa menambahkan bertahap lainnya yang memang dibutuhkan oleh masyarakat.

Untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat memang ini banyak program saya dengan DPR RI untuk melakukan kegiatan pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Ada peningkatan skill pembuatan sablon itu bagian anak muda sudah dilakukan di Aren Jaya di beberapa RW. Di Duren Jaya juga beberapa waktu lalu ada kegiatan pelatihan UMKM seperti tadi yang saya sampaikan itu satu paket kita siapkan bahkan Gojeknya pun kita hadirkan dari PNM maupun dari Bank yang dibutuhkan oleh pemodalan, packaging, marketing dan digital marketing semua kita siapkan agar masyarakat punya secara komprehensif dan difasilitasi. Mereka juga akan dapat alatnya sesuai dengan jenis pelatihannya.

Kita punya Groupreneur baik itu Evipreneur maupun Intanpreneur. Itu grup yang dimana kita selalu memberikan edukasi, informasi maupun pelatihan yang bisa diakses termasuk kegiatan digital marketing.

Jadi diharapkan Ibu-ibu UMKM yang melakukan kegiatan usahanya didalam rumah dia juga bisa melakukan kegiatan marketing lewat HP yang dia miliki yang sangat sederhana tapi itu bisa meningkatkan omset serta pemberdayaan masyarakat bagi peningkatan kesejahteraan.

“Pasti target maksimal suara itu atas usaha, ikhtiar yang sudah saya lakukan untuk masyarakat. Seperti yang saya katakan bahwa niat awal-awal saya menjadi anggota dewan adalah untuk sebesar-besarnya kebermanfaatan buat lingkungan.

Jadi saya harapkan masyarakat sekarang menjadi cerdas memilih yang mampu bisa memberikan kebermanfaatan itu jauh lebih besar nilainya.

Bukan hanya materi tapi panjang sinergi, silahturahmi dan saling memberikan manfaat.

Mudah-mudahan di 2024 lebih maksimal dan saya terpilih kembali menjadi anggota dewan,” harapnya Evi.

Continue Reading

Metro

Namsiang Perkenalkan Teknologi Pengganti Silikon Ramah Lingkungan di ICI 2026

Published

on

By

Jakarta – Perusahaan distribusi bahan baku kosmetik asal Thailand, Namsiang, memperkenalkan inovasi teknologi pengganti silikon dalam ajang Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI) 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Jumat (8/5/2026). Kehadiran perusahaan ini sekaligus menandai perayaan 100 tahun operasional Namsiang secara global dan 10 tahun eksistensinya di Indonesia.

Dalam pameran tersebut, Namsiang menampilkan berbagai inovasi bahan baku untuk industri personal care, termasuk produk pengganti silikon atau silicon replacement yang diklaim lebih ramah lingkungan dan sesuai dengan regulasi global.

Senior Vice President Namsiang Peter Williams mengatakan, tren industri kosmetik dunia kini mulai bergeser menyusul adanya pembatasan penggunaan silikon di sejumlah negara Eropa.

“Karena di Eropa sudah ada pelarangan penggunaan silikon tertentu, kami menghadirkan teknologi pengganti silikon yang lebih aman dan ramah lingkungan,” ujarnya saat ditemui di sela pameran ICI 2026, Jumat (8/5/2026).

Produk inovatif tersebut didatangkan langsung dari Amerika Serikat. Selain itu, Namsiang juga mengimpor berbagai bahan baku kosmetik dari Inggris, Brasil, Jerman, India, hingga Tiongkok.

Tak hanya menghadirkan bahan baku, Namsiang mengklaim mengusung konsep layanan full service bagi pelanggan industri kosmetik di Indonesia. Perusahaan menyediakan dukungan formulasi hingga layanan teknis untuk membantu proses pengembangan produk.

“Kami bukan hanya menjual bahan baku, tetapi juga membantu pelanggan mulai dari formulasi, pemilihan bahan, sampai menghasilkan produk jadi seperti sampo, sunscreen, dan makeup,” katanya.

Pada ajang ICI 2026, Namsiang juga menyoroti perkembangan bahan baku tabir surya atau sunscreen yang saat ini terus mengalami peningkatan permintaan di pasar kosmetik.

Menurut perusahaan, salah satu keunggulan utama Namsiang terletak pada dukungan tim riset dan pengembangan (R&D) yang membantu pelanggan dalam menciptakan produk kosmetik yang efektif dan sesuai kebutuhan pasar.

“Kami menyediakan data pendukung dan data klinis agar produk pelanggan bisa memiliki performa terbaik di pasar,” tambahnya.

Melalui partisipasi di ICI 2026, Namsiang berharap dapat memperluas pasar di Indonesia sekaligus memperkenalkan teknologi bahan baku kosmetik terbaru kepada pelaku industri nasional.

Continue Reading

Metro

PT Jegati Gempita Trijaya Hadir di ICI 2026, Usung Inovasi Natural Ingredients dan Tema Budaya Dayak

Published

on

By

JAKARTA — PT Jegati Gempita Trijaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan industri kosmetik dan farmasi nasional melalui partisipasinya pada ajang Indonesia Cosmetics Ingredients (ICI) 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Hall D1, D2, dan A3, Jakarta, Jumat (8/5/2026).

Direktur sekaligus Pemilik PT Jegati Gempita Trijaya, Miranda Hendrawan, mengatakan perusahaan terus menghadirkan inovasi bahan baku berkualitas tinggi untuk industri kosmetik, farmasi, hingga sektor kesehatan lainnya.

Pada gelaran ICI tahun ini, PT Jegati Gempita Trijaya mengusung konsep budaya Dayak sebagai identitas booth pameran. Tema tersebut dipilih sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia sekaligus mengikuti semangat keberagaman yang menjadi tema besar pameran.

“Tahun ini kami menggunakan konsep dan pakaian tradisional Dayak sebagai tema booth. Kami ingin mengangkat kekayaan budaya Indonesia sekaligus mengikuti semangat keberagaman yang menjadi tema besar pameran,” ujar Miranda saat diwawancarai awak media.

PT Jegati Gempita Trijaya yang berdiri sejak 2019 dikenal sebagai distributor bahan baku untuk berbagai sektor industri, mulai dari kosmetik, farmasi, hingga produk kesehatan lainnya.

Dalam ajang ICI 2026, perusahaan menghadirkan sejumlah inovasi terbaru, terutama produk berbasis natural ingredients dan ekstrak alami yang kini menjadi tren utama industri kosmetik global.

“Kami membawa beberapa produk baru berbasis natural dan ekstrak alami karena saat ini pasar semakin mengarah pada produk yang lebih ramah lingkungan dan berbahan natural,” jelasnya.

Selain menghadirkan produk unggulan, booth PT Jegati Gempita Trijaya juga dilengkapi konsep visual interaktif melalui display tekstur produk, poster unggulan, hingga presentasi digital menggunakan layar LCD guna memberikan pengalaman edukatif bagi para pengunjung.

Miranda menegaskan bahwa kualitas produk dan pelayanan menjadi keunggulan utama perusahaan dalam menghadapi persaingan industri yang semakin kompetitif.

“Yang membedakan kami adalah kualitas dan pelayanan. Kami sangat customer-oriented. Apa yang dibutuhkan pelanggan, kami berusaha hadirkan dengan solusi terbaik. Selain itu, kami juga didukung dokumentasi dan standar global dari principal kami,” katanya.

Melalui partisipasi di ICI 2026, PT Jegati Gempita Trijaya berharap semakin banyak pelaku industri memperoleh informasi, solusi teknis, hingga kesempatan konsultasi terkait kebutuhan bahan baku.

“Kami berharap para customer bisa mendapatkan informasi, berdiskusi langsung, bahkan berkonsultasi mengenai kendala teknis yang mereka hadapi. Karena kami juga menghadirkan tim teknikal langsung dari principal kami,” tambah Miranda.

Dengan keikutsertaan dalam pameran ini, PT Jegati Gempita Trijaya optimistis dapat memperluas jaringan bisnis sekaligus memperkuat posisinya sebagai mitra terpercaya bagi industri kosmetik dan farmasi di Indonesia.

Continue Reading

Metro

JB Fragrance & Flavor Perkuat Branding di ICI 2026, Bidik Lonjakan Pasar Parfum Lokal

Published

on

By

Jakarta – Industri parfum dan wewangian di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang pesat. Melihat tren tersebut, JB Fragrance & Flavor melakukan langkah rebranding untuk memperkuat eksistensinya di pasar Indonesia melalui ajang Indonesia Cosmetics Ingredients (ICI) 2026.

General Manager Flavor & Fragrance JB Fragrance & Flavor, Deddy Tan, mengatakan partisipasi perusahaan dalam pameran ICI 2026 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan identitas baru perusahaan kepada pelaku industri kosmetik dan parfum nasional.

“JB Fragrance & Flavor sendiri sudah berdiri sejak tahun 1950 di India dan sudah 10 tahun hadir di Indonesia di bawah Khemco atau Pancabudi Group. Sekarang kami ingin lebih agresif memperkenalkan brand kami karena industri parfum retail dan inspired perfume sedang berkembang sangat cepat,” ujar Deddy Tan di sela pameran, Kamis (7/5/2026).

Deddy Tan menjelaskan, JB Fragrance & Flavor menghadirkan berbagai solusi aroma untuk beragam kebutuhan industri, mulai dari aromaterapi, dupa, Eau de Parfum (EDP), parfum isi ulang, hingga produk kosmetik dan perawatan tubuh.

Menurutnya, pasar Indonesia memiliki karakteristik aroma yang cukup khas dibanding negara lain. Aroma manis atau sweet masih menjadi favorit konsumen domestik, termasuk tren wewangian bernuansa Timur Tengah yang kini semakin diminati.

“Sekarang tren yang berkembang adalah aroma Timur Tengah yang dimodifikasi dengan sentuhan manis, termasuk aroma-aroma yang terinspirasi dari brand luar negeri,” katanya.

JB Fragrance & Flavor sendiri memiliki ribuan koleksi aroma yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan perkembangan tren global. Melalui ajang ICI 2026, perusahaan tidak hanya menargetkan transaksi bisnis secara langsung, tetapi juga meningkatkan brand awareness di industri fragrance nasional.

Deddy Tan mengungkapkan, partisipasi dalam pameran serupa sebelumnya mampu mendongkrak permintaan produk hingga 20–30 persen. Hal tersebut menjadi alasan perusahaan terus aktif mengikuti pameran industri sebagai strategi memperluas jaringan bisnis dan memperkuat penetrasi pasar di Indonesia.

Selain itu, ia berharap penyelenggaraan ICI ke depan dapat menghadirkan zonasi yang lebih spesifik antara area bahan baku, pengemasan, dan produk jadi agar memudahkan pelaku industri mencari kebutuhan bisnis secara lebih efisien.

Sebagai informasi, JB Fragrance & Flavor merupakan perusahaan produsen fragrance dan flavor asal India yang telah beroperasi lebih dari 70 tahun dan kini terus memperluas pasar Asia Tenggara melalui kemitraan strategis di Indonesia.

Continue Reading

Trending