Connect with us

TNI / Polri

Kunker di Wilayah Kodam IX/Udayana, Wakasad Tinjau Stikes Kesdam IX/Udayana

Published

on

Denpasar – Wakil Kepala Staf TNI AD (Wakasad) Letjen TNI Arif Rahman, S.IP., M.A., didampingi Irjenad Letjen TNI Hilman Hadi, S.IP., M.B.A., M.Han., dan Koorsahli Kasad Letjen TNI Sonny Aprianto, S.E., M.M., melaksanakan Kunjungan Kerja dalam rangka Pengendalian Program dan Anggaran (Dalproggar) Insidentil TNI AD TA. 2024 di Wilayah Kodam IX/Udayana, pada Rabu (17/1/2024).

Dalam acara Dalproggar yang digelar di Rupatma Syafiudin Makodam IX/Udayana tersebut, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Harfendi, S.I.P., M.Sc., dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Wakasad beserta rombongan di Kodam IX/Udayana yang mencakup wilayah Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam memperkenalkan PJU Kodam IX/Udayana yang mendampinginya, antara lain Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/WSA, Asrendam IX/Udayana, Para Asisten Kasdam IX/Udayana, LO TNI AL, LO TNI AU, dan Para Dan/Kabalakdam IX/Udayana.

Sementara itu, mengawali sambutannya, Wakasad mengucapkan terima kasih kepada Pangdam IX/Udayana yang telah menyiapkan seluruh rangkaian kegiatan ini. Pihaknya menyampaikan bahwa kunjungan kerjanya di wilayah Kodam IX/Udayana merupakan perintah langsung dari bapak Kasad untuk meninjau pelaksanaan kebijakan Kasad terkait penghematan penggunaan listrik di seluruh Markas TNI AD.

“Kemarin saya mendapatkan laporan dari Aslog Kasad bahwa pembayaran listrik mengalami penurunan yang drastis, sehingga ini perlu ditingkatkan lagi termasuk di wilayah Kodam IX/Udayana yang telah mempedomani dan melaksanakan penggunaan listrik di Markas TNI AD dengan baik, seperti meminimalisasi penggunaan AC, lampu penerangan yang efesien,” ungkap Wakasad.

Selain itu, Wakasad juga menyampaikan bahwa TNI AD sedang menata yayasan-yayasan dibawah TNI AD seperti Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP), Induk Koperasi TNI Angkatan Darat (Inkopad), termasuk Swakelola agar lebih tertata lagi. Di Kodam IX/Udayana juga terdapat Lembaga Pendidikan milik Pusat Kesehatan TNI AD (Puskesad) yang pengelolaannya di bawah Yayasan Wahana Bakti Karya Husada.

Acara dilanjutkan dengan paparan dari Kepala Kesehatan Kodam (Kakesdam) IX/Udayana dr. I Made Putra Yukti M, Sp.An., M.A.R.S., yang memberikan gambaran tentang kondisi, situasi dan keadaan Lembaga Pendidikan yang berada di Kesdam IX/Udayana yaitu Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Kesdam IX/Udayana saat ini, agar dapat memberikan masukan kepada pimpinan dalam menentukan kebijakan lebih lanjut.

Usai paparan dari Kakesdam, Wakasad beserta rombongan kemudian melaksanakan peninjauan ke Stikes Kesdam IX/Udayana. Di sana, Wakasad juga bertemu dengan para peserta Pendidikan dan Dosen Stikes Kesdam IX/Udayana, serta meninjau ruangan Min Hospital/Lab Stikes Kesdam IX/Udayana. Direncanakan besok rombongan Wakasad didampingi Pangdam akan melanjutkan Kunkernya di wilayah Korem 161/Wira Sakti. (Pendam IX/Udy)

Continue Reading

TNI / Polri

Pimpin TFG Sispamkota, Kapolda Metro Jaya Tegaskan Kesiapan Jaga Jakarta

Published

on

By

Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menghadiri Tactical Floor Game (TFG) Sispamkota terkait kesiapan “Rencana Kontijensi Aman Nusa 1–2026” yang digelar di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, para Pejabat Utama Polda Metro Jaya, serta Kapolres jajaran.

Kapolda mengatakan TFG Sispamkota merupakan bagian dari latihan peningkatan kemampuan personel Polri yang menjadi siklus pembinaan karier. “TFG ini bagian dari latihan untuk meningkatkan kemampuan personel Polri sebagai siklus pembinaan karier. Jadi harus dilaksanakan dengan serius dan dipahami secara menyeluruh,” kata Kapolda.

Ia menegaskan latihan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan harus dipahami sebagai gambaran situasi nyata di lapangan. “Latihan ini bukan sekadar formalitas, tapi harus dipahami sebagai kondisi riil yang bisa terjadi di lapangan. Tujuan utamanya adalah menjaga Jakarta agar tetap dalam kondisi aman, nyaman, dan dapat dikendalikan,” ujarnya.

Menurutnya, melalui Tactical Floor Game (TFG), seluruh personel dilatih memiliki kesamaan cara bertindak dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas. “Kita ingin memastikan setiap potensi gangguan bisa diantisipasi sejak dini, sehingga situasi tetap aman, nyaman, dan terkendali,” jelasnya.

Kapolda juga menekankan pentingnya sinergi dan ketegasan dalam pelaksanaan tugas. “Kunci keberhasilan ada pada sinergi dan kesamaan persepsi. Tidak boleh ada keraguan dalam bertindak, semua harus sesuai SOP,” tegasnya.

Ia menambahkan kehadiran Polri di tengah masyarakat menjadi hal utama dalam memberikan rasa aman. “Polri harus hadir memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga masyarakat merasakan perlindungan dari negara,” imbuhnya. TFG ini menjadi bagian dari upaya Polda Metro Jaya memastikan kesiapan personel dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah Jakarta.

Continue Reading

TNI / Polri

Bongkar Ribuan Kasus Narkoba, Polda Metro Jaya Ingatkan Bahaya Narkoba dan Dampaknya

Published

on

By

Jakarta – Polda Metro Jaya mengungkap 1.833 kasus narkoba selama Januari hingga Maret 2026. Sebanyak 2.485 tersangka ditangkap, sementara barang bukti narkotika yang disita mencapai 712,01 kilogram.

Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti narkoba di halaman Gedung Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Rabu (8/4/2026).

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ahmad David mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja masif jajaran kepolisian dari tingkat direktorat hingga polsek dalam membongkar jaringan narkotika.

“Kami tidak hanya menindak pengedar, tetapi juga membongkar jaringan, bandar, hingga clandestine lab. Penindakan ini akan terus dikembangkan untuk mengungkap aktor intelektual dan pendana di balik peredaran narkoba,” kata Ahmad David.

Ia menjelaskan, berbagai jenis narkotika berhasil diamankan, mulai dari sabu, ganja, ekstasi, hingga obat berbahaya dan zat sintetis lainnya.

Tak hanya itu, pengungkapan tersebut juga berdampak besar bagi masyarakat. Polisi memperkirakan barang bukti yang diamankan setara dengan upaya penyelamatan sekitar 5,17 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Pengungkapan dan pemusnahan barang bukti ini juga sejalan dengan komitmen Kapolda Metro Jaya dalam mendukung Program Asta Cita Presiden RI, khususnya poin ke-7, yakni memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi serta pemberantasan korupsi dan narkoba.

Sementara itu, Kasubbidpenmas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo menekankan pentingnya pendekatan menyeluruh dalam pemberantasan narkoba.

“Kami mengimbangi langkah represif dengan upaya preventif dan rehabilitatif, agar korban penyalahgunaan narkoba dapat pulih dan kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Ia juga memastikan proses pemusnahan barang bukti dilakukan secara transparan dan sesuai standar. Pemusnahan dilakukan menggunakan insinerator dengan pengawasan lintas instansi serta melalui uji laboratorium.

Polda Metro Jaya menegaskan akan terus melakukan penindakan tegas terhadap peredaran narkoba. Masyarakat juga diimbau aktif melapor melalui hotline 110 jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika di lingkungannya.

Continue Reading

TNI / Polri

Divhumas Polri Gelar Dialog Publik Bahas Tantangan Hukum di Era Artificial Intelligence

Published

on

By

Jakarta – Divisi Humas Polri menggelar dialog publik bertajuk penguatan internal Polri yang membahas tantangan hukum di era kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) pada Selasa, 7 April 2026, di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi dinamika perkembangan teknologi digital.

Karopenmas Divhumas Polri Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan dialog publik tersebut dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan kementerian, lembaga, akademisi, serta masyarakat sebagai bagian dari penguatan ekosistem menghadapi tantangan era digital.

“Divisi Humas Polri melakukan kegiatan dialog publik yang sifatnya kolaboratif dan terintegrasi dengan kementerian serta lembaga dalam menghadapi khususnya tantangan-tantangan di era digital,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut dibuka oleh Kadiv Humas Polri Johnny Eddizon Isir dan menghadirkan narasumber dari berbagai unsur, antara lain perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital Irma Handayani, unsur Bareskrim Polri Kombes Pol Andrian Pramudianto, serta CEO dan Founder E-Magic Group Brilliant Faryandi. Kegiatan juga diikuti mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat dalam forum dialog publik.

Menurutnya, tema tantangan hukum di era artificial intelligence sangat relevan dengan perkembangan teknologi yang pesat dan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan ruang digital.

“Perkembangan kejahatan yang bersifat ekosistem di dalam ruang digital perlu dijaga keamanannya dan tentu juga dilakukan literasi-litrasi serta penegakan hukum apabila mengganggu stabilitas dan keteraturan sosial,” jelasnya.

Melalui kegiatan dialog tersebut, Brigjen Pol. Trunoyudo berharap semangat kolaborasi seluruh elemen bangsa dapat terus diperkuat guna menghadapi tantangan era digital sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Continue Reading

Trending