Connect with us

TNI / Polri

TNI AL Nias Bertindak Cepat Dalam Mengungkap Kasus Hilangnya Iwan Sutrisman Telaumbanua

Published

on

TNI AL, Telukdalam, 30 Maret 2024,- Keluarga mantan Calon Bintara TNI AL melaporkan kasus hilangnya anak mereka sejak akhir Desember 2022 yang berangkat dari Nias bersama salah seorang oknum PM TNI AL menuju Padang Sumatera Barat.

 

Orangtua Iwan Sutrisman Telaumbnua (22 tahun) mantan Casis Bintara TNI AL, Losawato Telaumbanua (48 tahun), warga Desa Lahusa Idanotae, Kecamatan Idanotae, Kabuoaten Nias Selatan pada Selasa (26/3) lalu mendatangi Den Pom Lanal Nias untuk melaporkan bahwa sejak 16 Desember 2022 hilang kontak dengan anaknya (Iwan Sutrisman Telaumbnua) sejak berangkat dari Nias bersama oknum PM Lanal Nias Serda AAM menuju ke Padang untuk mengikuti seleksi penerimaan Bintara TNI AL.

 

Komandan Denpom Lanal Nias Mayor Laut (PM) Afrizal yang dikonfirmasi Waspada, Jumat (29/3) membenarkan orangtua Iwan Sutrisman Telaumbanua telah melaporkan terkait kasus hilang kontak dengan anaknya tersebut.

 

Afrizal menyebutkan, Iwan Sutrisman Telaumbanua sebelumnya telah mengikuti seleksi Calon Bintara di Lanal Nias Tahun 2022 dan dinyatakan tidak lulus. Namun oknum Serda AAM menjanjikan kepada pihak keluarga korban bisa membantu untuk meloloskan tanpa tes dengan imbalan uang sekira Rp. 200.000.0000,- lebih.

 

Mendapat laporan keluarga Iwan Sutrisman Telaumbanua tersebut, pihak TNI AL kemudian menindaklanjuti dengan memeriksa dan melakukan penahanan terhadap Serda AAM.

 

Dari hasil pemeriksaan, Serda AAM kepada penyidik mengaku bersama seorang warga sipil berinisal ALV telah menghilangkan nyawa Iwan Sutrisman Telaumbanua pada tanggal 24 Desember 2022 sore dengan cara ditusuk dibagian perut menggunakan pisau dan mayatnya dibuang di jurang yang dalam di daerah Talawi Sawahlunto, Padang, Sumatera Barat.

 

Untuk proses hukum selanjutnya kasusnya dilimpahkan ke Lantamal II Padang sesuai dengan TKP dugaan tindak pidana tersebut.

 

Mayor Afrizal menegaskan bahwa TNI AL menindaklanjuti aduan tersebut melalui proses hukum sesuai ketentuan dan akan memberi sanksi setimpal dengan perbuatan terduga pelaku yang mencoreng nama baik TNI.

 

Di sisi lain, pihak keluarga juga sudah mendapat informasi tersebut dan berharap agar jenazah dapat ditemukan dan dikembalikan kepada pihak keluarga untuk mendapat penghormatan yang layak dengan dimakamkan di tanah kelahiran.

 

(Pen Lanal Nias)

Continue Reading

TNI / Polri

Polri dan KPK Perkuat Integritas melalui Pelatihan Tata Nilai dan Anti Korupsi

Published

on

By

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia menyelenggarakan Kegiatan Pelatihan Tata Nilai, Penguatan Integritas, dan Anti Korupsi Kepolisian Republik Indonesia (Pelatnas Polri) sebagai upaya memperkuat budaya organisasi yang berintegritas dan berorientasi pada pencegahan korupsi.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 24 Februari 2026, bertempat di Ruang Auditorium Andi Yusuf, Gedung Anti-Corruption Learning Center Komisi Pemberantasan Korupsi, Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB.

Pelatnas Polri merupakan wujud kerja sama antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan bebas dari korupsi. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Inspektur Pengawasan Umum Polri, Wahyu Widada.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia Setyo Budiyanto, Asisten Sumber Daya Manusia Kapolri, Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri, serta Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.

Sebanyak 40 peserta mengikuti kegiatan Pelatnas Polri, yang terdiri dari 10 peserta dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri dan 30 peserta dari Inspektur Pengawasan Umum Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia Setyo Budiyanto hadir sebagai Keynote Speaker dengan menyampaikan materi bertajuk “Diagnosis Kelemahan Menuju Penguatan Berbasis Data”, yang menekankan pentingnya pemanfaatan data sebagai landasan dalam memperkuat sistem pengawasan, integritas, serta pencegahan korupsi di lingkungan Polri.

Continue Reading

TNI / Polri

Mengaku Polisi, Pelaku Penganiayaan Pegawai SPBU di Jaktim Ternyata Berprofesi Wiraswasta

Published

on

By

Jakarta – Polisi mengungkap pelaku penganiayaan terhadap pegawai SPBU di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, yang videonya viral di media sosial karena disebut-sebut mengaku sebagai anggota Polri. Pelaku berinisial JMH telah diamankan dan dipastikan bukan anggota kepolisian, melainkan warga sipil berprofesi wiraswasta.

Peristiwa terjadi pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 22.10 WIB di SPBU Pertamina Cipinang, Jakarta Timur. Kejadian bermula saat sebuah mobil Toyota Vellfire hitam hendak mengisi BBM jenis Pertalite. Namun petugas SPBU menolak karena hasil pencocokan barcode tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan, sehingga pengisian tidak dapat dilakukan sesuai ketentuan.

Penolakan tersebut memicu emosi penumpang mobil. Pelaku kemudian turun dan melakukan kekerasan terhadap sejumlah pekerja SPBU. Beberapa pegawai mengalami pemukulan, termasuk petugas yang berupaya melerai. Salah satu korban kemudian membuat laporan ke Polsek Pulogadung pada Senin (23/2/2026) dan perkara ditangani Unit Reskrim Polsek Pulogadung Polres Metro Jakarta Timur.

Menindaklanjuti video viral di media sosial Instagram akun @nestagram yang menarasikan “pemukulan oleh oknum yang mengaku aparat”, Subbidpaminal Bidpropam Polda Metro Jaya bersama anggota Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur dan Unitreskrim Polsek Pulogadung melakukan penyelidikan dan klarifikasi. Hasilnya, pelaku berhasil diidentifikasi sebagai JMH. dan diketahui bukan anggota Polri. Nomor polisi yang digunakan pada kendaraan juga tidak sesuai peruntukannya.

Pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, tim gabungan Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur dan Unit Reskrim Polsek Pulogadung mengamankan pelaku di kawasan Rawalumbu, Bekasi Timur. Pelaku kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan bahwa pelaku berprofesi wiraswasta; bukan anggota kepolisian.

“Pelaku sudah diamankan dan dipastikan bukan anggota Polri. Saat ini yang bersangkutan sedang diproses oleh penyidik Polres Metro Jakarta Timur. Kami memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan transparan,” kata Kabidhumas dalam keterangannya, Selasa (24/2/ 2025).

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menyikapi informasi yang beredar di media sosial secara bijak dan menunggu klarifikasi resmi dari pihak berwenang agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Jika menemukan peristiwa serupa atau tindak kekerasan, segera laporkan melalui Call Center 110 atau kantor polisi terdekat. Setiap laporan akan ditindaklanjuti,” ujarnya.

Continue Reading

TNI / Polri

Pastikan Layanan Kesehatan Makin Modern dan Profesional, Kasad Tinjau RSPAD Gatot Soebroto

Published

on

By

JAKARTA, — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meninjau langsung capaian perbaikan fasilitas kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (23/2/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam memastikan peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi prajurit, PNS, keluarga besar TNI AD, serta masyarakat umum.

Dalam kesempatan tersebut, Kasad menerima paparan dari Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Mayor Jenderal TNI dr. Ichsan Firdaus, Sp.KJ., M.M.R.S., CFrA, terkait berbagai program renovasi, modernisasi sarana dan prasarana, serta pemeliharaan dan pengembangan alat kesehatan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025.

Program tersebut mencakup peningkatan kualitas ruang perawatan, pembaruan instalasi medis seperti peralatan pencitraan radiologi dan alat THT _(stroboscopy)_, peningkatan fasilitas ruang operasi, optimalisasi sistem pendukung rumah sakit, pengembangan poliklinik, serta penataan lingkungan rumah sakit agar lebih indah dan nyaman.

Kasad menyampaikan apresiasinya atas capaian RSPAD selama tahun 2025. Menurutnya, peningkatan fasilitas dan mutu pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan strategis yang harus terus dijaga agar RSPAD mampu menjawab tantangan pelayanan medis yang semakin kompleks dan dinamis.

Disamping itu, Kasad juga menerima paparan rencana pengembangan RSPAD tahun 2026, yang meliputi modernisasi peralatan medis, peningkatan kapasitas layanan spesialistik, penguatan sistem digital rumah sakit, serta pembangunan dan pengembangan fasilitas penunjang seperti rehabilitasi medik, gedung parkir, _food court_, dan sarana pendukung lainnya.

Merespons hal tersebut, Kasad menekankan pentingnya perencanaan yang matang, terukur, dan berorientasi jangka panjang agar setiap program pengembangan memberikan dampak nyata terhadap kualitas pelayanan. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran RSPAD untuk senantiasa menjunjung tinggi integritas, disiplin, dan etika profesi dalam menjalankan tugas.

Ke depan, RSPAD Gatot Soebroto diharapkan semakin siap menjadi pusat layanan kesehatan unggulan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu kedokteran dan teknologi, sejalan dengan upaya TNI AD dalam mendukung penguatan sistem kesehatan nasional dan mewujudkan rumah sakit militer berkelas dunia. *(Dispenad)*

Continue Reading

Trending