Jakarta – RAKORNAS 8 WGK HIMPAUDI PUSAT TAHUN 2019 Rakomas & Workshop untuk Guru Kreatif Dan perjuangan Penghapusan Dikotomi bagi Pendidik PAUD Non Formal yang terhimpun didalam Organisasi HIMPAUDI.Ketua Umum HIMPAUDI : Prof. Dr. Ir. Hj. Netti Herawati M.si Pelaksana Kegaiatan :Pengurus Pusat HIMPAUDI.Di hotel Grend cempaka

Peserta Yang Hadir : 750 Orang adalah Pemakilan dari 34 Provinsi di Indonesia Tamu Undangan Yang Hadir : lstri Gubernur,(Bunda PAUD provinsi) lstri Bupati dan lstri Walikota (Bunda PAUD Tingkat Kota/Kab) Istri Kecamatan (Bunda PAUD kecamatan) dari berbagai Provinsi. Para Pejabat dari Kedinasan Pendidikan dari berbagai Kota dan Kabupaten di Indonesia.

HIMPAUDI atau dengan kata lain Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia dini Indonesia pada saat ini sedang benjuang di Mahkamah konstitusi dengan melakukan Judicial review atas Undang-undang Guru dan dosen yaitu permohonan kepada Mahakamah konstitusi melakukan pengujian materiil atas pasal 1 angka(1) dan pasal 2 ayat (1) Undang-undang Nomor 14 Tahun

HIMPAUDI atau dengan kata lain Himpunan Pendidik dan Tenaga
Kependidikan Anak Usia dini Indonesia pada saat ini sedang benjuang di Mahkamah konstitusi dengan melakukan Judicial review atas Undang-undang Gum dan dosen yaitu permohonan kepada Mahakamah konstitusi melakukan pengujian materiil atas pasal 1 angka(1) dan pasal 2 ayat (1) Undang-undang Nomor 14 Tahun
2005 yang bertentangan dengan Pasal 280 ayat( 1) UUD Tahun 1945 lalu Pasal 27 Ayat (2) UUD Tahun 1945 dan Pass! 28 ayat(2) UUD Tahun 1945.

Selanjutnya pada kesempatan kali ini yaitu hari Sabtu Tanggal 23 Februari 2019. HIMPAUDI Pusat mengadakan kegiatan Rapat Koordinasi Nasional dan Workshop Guru Kreatif bagi anggota Pengurus dan HIMPAUDI yang berada diseluruh Indonesia. Peserta 8. Undangan dihadiri oleh 750 Orang Peserta yang sangat khusus dihadirl 184 Bunda PAUD dari tingkat provinsi hingga Kecamatan.

Adapun tujuan Utama dari rakomas 8. WGK ini adalah : Terwujudnya Sinergi Dan Kolaborasi Stake Holder Dalam gerakan PAUD Berkualitas.

Untuk Tujuan Khusus dari kegiatan Rakomas dan WGK ini adalah : 1. Mensosialisasikan dan mempertajam Pendataan DAPODIK, dikarenakan pendataan DAPODIK inilah yang dijadikan dasar dari semua data yang digunakan Pemerintah Indonesia untuk PAUD., dimana pada kesempatan ini peserta akan diberi daftar lembaga yang tidak isi DAPODlK/Tidak Punya NPSN dan yang tidak mangupgrade Data DAPODIK.

2. Mengajak semua stake holder yang membidangi PAUD dari berbagai sisi juga institusi bergerak bersama melakukan Pendataan.
3.Dimulainya Program Unggula HIMPAUDI yaitu Workshop Guru Kraatif dan Workshop Keluarga Kreatif dan dimulainya perjalanan Roadshow WGK diseluruh lmdonesia. Adapaun tujuan dari program WGK dan WKK ini adalah dalam rangka menuju Gerakan PAUD Berkualitas.
4. Selanjutnya tujuan umum lainnya adalah melanjutkan gerakan Pencegahan Stunting bagi Anak Usia Dini di Indonesia.
5. Tujuan umum yang terakhir adalah melakukan gerakan Akreditasi bagi lembaga PAUD di Indonesia, Tujuan dari akreditasi bagi Iembaga PAUD ini menurut Berdasarkan Keputusan Menteri pendidikan Nasional Nomor 087/U/2002, akreditasi sekolah mempunyai tujuan, yaitu: (1) memperolah gambaran kinerja Lemsaga PAUD sebagai alat pembinaan, pengembangan, dan peningkatan mutu; (2) menentukan tingkat kelayakan sebuah lembaga PAUD dalam penyelenggaraan pelayanan pendidikan. Tujuan akreditasi tersebut berarti bahwa hasil akreditasi.

Hari ketiga itulah adalah kegiatan peluncuran gerakan Sarapan Padat bemutrisi, kerjasama dengan sari roti,mengingat terdapat 20% anak
sekolah tidak sarapan pagi padahal berdampak terhadap kerja otak, konsentrasi dan pembentukan perilaku makan.

Jayalah HIMPAUDI

Hapus Dikotomi untuk pendidik PAUDĀ  Nonformal
Hapus Ketidakadilan bagi pendidik PAUD Nonformal
Dukung Gerakan pencegahan Stunting
Dukungan Gerakan Menuju PAUD Berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *