Connect with us

TNI / Polri

Kodim 0504/JS Gelar Acara Pelepasan Letkol Inf Wahyudi Amry sebaga Kasdim 0504/JS

Published

on

Jakarta – Kodim 0504/JS gelar acara pelepasa Kepala Staf Kodim 0504/JS Letkol Inf Wahyudi Army sebaga Kasdim 0504/JS dan digantikan oleh Letkol Inf Fatkhul Zuhdi. Lepas sambut tersebut digelar dengan sederhana di aulah Makodim 0504/Jakarta Selatan Rabu (29/7/2020)

Pelepasan Kasdim 0504/JS dihadiri oleh Dandim 0504/JS Kolonel Inf Ucu Yustiana, para Danramil, perwira staf dan segenap Prajurit dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVIII Kodim 0504/Jakarta Selatan

Pada sambutannya Kolonel Inf Ucu Yustiana Dandim 0504/JS meyampaikan “pergeseran dan pergantian pejabat dalam lingkup TNI-AD merupakan kebutuhan organisasi dan kebijakan komando dalam rangka penyegaran ditubuh organisasi TNI AD”

“Yang bertujuan untuk memberikan pengalaman dalam penugasan yang beragam, sehingga akan memperoleh pengalaman baru dalam rangka lebih meningkatkan kemampuannya secara optimal sesuai dengan dinamika dan tantangan tugas yang dihadapi”Kata Dandim 0504/JS

“Semoga pengalaman selama berdinas di Kodim 0504/JS dapat menjadi bekal bagi Letkol Wahyidi Amry yang mendapatkan kehormatan sebagai Dandim 1404/Pinrang Kodam XIV/Hsd”lanjutnya

“Saya selaku Komandan dan mewakili seluruh Personil Kodim 0504/JS mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Letkol Wahyidi Amry beserta istri atas segala dedikasi dan pengabdiannya di Kodim 0504/JS.

Apabila selama kita berdinas ada yang kurang berkenan kami selaku manusia biasa pasti banyak kekurangan, untuk itu kami mohon maaf sebesar besarnya, dan kami ucapkan selamat bertugas ditempat yang baru, ”Ujarnya”

Sementara itu Letkol Inf Wahyudi Amry pada mengucapkan permohon maafnya serta ucapan terimaksih atas dukungan selama menjabat sebagai Kasdim 0504/JS

“Saya selaku pribadi dan keluarga mengucapkan terimakasih atas dukungan Komandan dan seluruh anggota Kodim 0504/JS selama kurang lebih saya menjabat sebagai Kasdim”katanya

“tidak lupa juga saya ucapkan permohonan maaf apa bila ada perbuatan dan ucapan kami yang tidak berkenan dihati”ucapnya

Letnan Kolonel Inf Wahyudi Amry mendapat kehormatan menjabat sebagai Dandim di 1404/Pinrang Korem 141/Tp Kodam XIV/Hsd

Continue Reading

TNI / Polri

Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya Dapat Apresiasi dari Masyarakat

Published

on

By

Jakarta — Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu warga, Ahmad, menyampaikan kepuasannya usai mengurus pembukaan blokir dan berkas kendaraan di layanan BPKB Polda Metro Jaya, Rabu (17/6/2026).

Ahmad mengaku pelayanan yang diberikan petugas berjalan dengan baik dan memuaskan. Menurutnya, proses pengurusan dapat dilakukan dengan lancar serta petugas memberikan pelayanan yang ramah.

“Ya baik, alhamdulillah. Pelayanannya cukup baik,” ujar Ahmad.

Saat ditanya mengenai saran atau masukan terhadap pelayanan yang diberikan, Ahmad mengaku sejauh ini tidak menemukan kendala yang berarti.

“Selama ini sih tidak ada, sudah cukup,” tambahnya.

Sementara itu, Pamin Seksi BPKB Polda Metro Jaya, Ipda Feri Prasetyo, mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan yang profesional, cepat, dan transparan kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan kemudahan, kecepatan, dan kepastian layanan, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik dan nyaman,” ujar Ipda Feri Prasetyo.

Continue Reading

TNI / Polri

Korlantas Tegaskan Hanya Polri Berwenang Terbitkan SIM

Published

on

By

Jakarta – Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menegaskan bahwa hanya kepolisian yang berwenang menerbitkan surat izin mengemudi (SIM).

Penegasan ini ia sampaikan dalam rangka mencegah terjadinya pemalsuan SIM atau penerbitan SIM oleh pihak tertentu yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang dikeluarkan oleh Polri.

“Perlu kami tegaskan kepada masyarakat bahwa satu-satunya institusi yang berwenang menerbitkan SIM adalah Polri. Ketentuan tersebut telah diatur secara jelas dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” jelas Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Pol. Wibowo dalam keterangan, Senin (15/6/26).

Ia menjelaskan, kewenangan tersebut secara tegas diatur dalam Pasal 87 ayat (2) UU Nomor 22 Tahun 2009 yang menyatakan bahwa “Surat Izin Mengemudi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diterbitkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.”

Selain itu, dalam Pasal 87 ayat (3) juga disebutkan bahwa Polri wajib menyelenggarakan sistem informasi penerbitan SIM.

Brigjen Pol. Wibowo menekankan, SIM bukan sekadar kartu identitas pengemudi, melainkan juga dokumen negara yang menjadi bukti legitimasi kompetensi, registrasi, dan identifikasi pengemudi kendaraan bermotor yang diterbitkan berdasarkan proses verifikasi, pengujian, serta pencatatan dalam sistem informasi yang dikelola Polri.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi atau penawaran yang berpotensi menyesatkan terkait penerbitan SIM di luar mekanisme resmi Polri.

“Oleh karena itu, dokumen apa pun yang diterbitkan oleh pihak lain tidak dapat disamakan, menggantikan, ataupun dianggap sebagai SIM yang sah menurut hukum Indonesia,” ujarnya.

Continue Reading

TNI / Polri

Polres Metro Bekasi Sita 1.232 Butir Obat Daftar G di Cibarusah Bekasi

Published

on

By

Bekasi – Satresnarkoba Polres Metro Bekasi mengungkap kasus dugaan peredaran obat-obatan daftar G tanpa izin edar di wilayah Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Dua pria berinisial BM dan AG diamankan polisi.Keduanya diamankan di wilayah Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, pada Senin (15/6/2026)

Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan peredaran obat daftar G di wilayah Cibarusah. Polisi kemudian melakukan penyelidikan di lokasi.
“Berawal dari informasi masyarakat, anggota melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat peredaran obat daftar G tanpa izin edar,” ujar Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi.

Dari pengungkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya 540 butir Tramadol, 692 butir Eximer, dua unit telepon genggam, beberapa pack plastik klip, satu dompet warna hitam, dan uang tunai Rp615.000.

Berdasarkan hasil interogasi awal, kedua pria tersebut mengaku mendapatkan obat-obatan itu dari seseorang berinisial AGM. Saat ini AGM masih diburu polisi dan telah masuk daftar pencarian orang atau DPO.
“Kasus ini masih kami kembangkan. Kami juga melakukan pengejaran terhadap pemasok obat tersebut,” katanya.

Polisi telah mengamankan kedua terduga pelaku beserta barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut. Keduanya diduga melanggar ketentuan terkait peredaran sediaan farmasi tanpa izin edar sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Kesehatan.

Polres Metro Bekasi mengimbau masyarakat untuk aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya peredaran obat-obatan terlarang maupun tindak pidana lain di lingkungan sekitar.

Continue Reading

Trending