JAKARTA – Selain menghadiri proses persidangan secara langsung, sejumlah anggota koperasi juga turut memantau perkembangan proses PKPU secara daring. Video sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang dihadiri oleh sejumlah anggota KSP SB itu diunggah di youtube pada Rabu (27/10)

Madden Siagian SH mengatakan Proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama terus bergulir. Kali ini koperasi menawarkan proposal perdamaian kepada para kreditur atau anggota koperasi.

Kuasa hukum kreditur atau pemohon PKPU ,Madden Siagian SH kliennya telah mendapatkan proposal perdamaian dan masih menunggu respon dari mereka masing-masing. Keputusan perdamaian

“Tentunya melalui proses PKPU ini diharapkan klien kami mendapatkan hasil perdamaian yang terbaik dan akan dicapai oleh setiap kreditur,” kata Senin (27/10).

Dari proposal yang kliennya terima, koperasi menjanjikan pembayaran mulai Desember 2020 hingga Juli 2025. Semakin kecil nilai simpanan, maka pengembalian dana bisa lebih cepat.

Rencananya, koperasi akan bayar utang melalui beberapa sumber pendanaan seperti bisnis baru, menyalurkan pinjaman baru maupun ke anggota tetap. Kemudian pemanfaatan teknologi informasi, efisiensi biaya dan pajak, penjualan hotel, condotel dan aset lainnya.

Jika merujuk situs KSP Sejahtera Bersama, koperasi yang berdiri sejak tahun 2004 ini mempunyai aset mencapai Rp 2,56 triliun pada 2018. Dengan jumlah anggota 142.813 orang dan 97 kantor cabang.

Permohonan PKPU atas koperasi ini juga datang dari Barbara Elane Wolff, ada juga pemohonan PKPU atas koperasi yang sama atas nama Andy Arif Luyanto, serta Hanny Herawati Wennars, Lily

Hingga kini masih banyak dikomentari oleh sejumlah anggota. Para anggota berharap mereka tetap dapat memantau proses PKPU meski tidak berdomisili di Jakarta Pusat atau tidak bisa menghadiri sidang secara langsung.