Connect with us

Metro

PT Suri Nusantara Jaya Resmikan Toko Daging Nusantara Yang Ketiga di Jalan Boulevard, Grand Depok City,

Published

on

JAKARTA – PT Suri Nusantara Jaya meluncurkan Toko Daging Nusantara yang terletak di Jalan Boulevard, Grand Depok City, Kelurahan Tirta Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Kamis (25/3/2021).

Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta, Diana Dewi yang juga Founder PT Suri Nusantara Jaya(SNJ)mengatakan toko daging yang baru diluncurkan tersebut adalah cabang yang ketiga setelah di Kranggan, Bekasi dan Jati Rawamangun, Jakarta Timur.

“Kita berharap menjelang Idul Fitri harga daging tidak melonjak tinggidan lebih stabil, kemudian harapannya adalah bisa mendekati kepada konsumen. Mohon doanya kedepan kami akan buka gerai serupa di Kosambi dan Kemang,” ujarnya di sela-sela pembukaan Toko Daging Nusantara GDC Depok.

Diana meyakini bila produk ada di mana-mana, maka tidak akan ada gejolak harga. Toko Daging Nusantara GDC Depok ini hadir untuk memenuhi kebutuhan daging, khususnya daging sapi bagi masyarakat Kota Depok dan sekitarnya.

“InsyaAllah kita masih bisa untuk sesuai kebutuhan masyarakat sekitar, minimal itu. Justru sebenarnya kita bermitra, tidak cuma punya gerai sendiri tapi kita bermitra hampir di seluruh Indonesia, nah dengan itu harapannya kalau produk ada di mana-mana tentu harga akan stabil,” ungkapnya.

Lebih lanjut Diana menjelaskan sebenarnya daging sapi mahal adalah daging yang masih fresh. Sementara untuk daging sapi beku bisa lebih murah. Nah hal inilah yang terkadang tidak disadari masyarakat, khususnya ibu-ibu yang lebih suka membeli daging fresh.

“Kalau bicara daging yang di pasar ibu-ibu senengnya yang freshini yang harganya sekarang sedang tinggi, ini yang kadang menyulitkan orang sebenarnya harga tinggi itu yang mana, jadi kita harus mensosialisasikan juga bahwa daging beku itu higienis, halal, itu bisa lebih murah harganya, ini yang harapannya konsumen memilih sendiri mau yang freshharganya demikian mau yang beku ya harganya demikian,” jelasnya.

Sementara Manager Area PT Suri Nusantara Jaya, Tony Adrian mengatakan produk yang dijual di Toko Daging Nusantara GDC Depok menyesuaikan dengan permintaan pasar.

Tonimenambahkan, pembukaan gerai di Depok ini juga menyerap tenaga kerja sebanyak 60 sampai dengan 70 karyawan dengan yang sebagian besar adalahwarga sekitar. Harapannya mereka merasa memiliki dengan keberadaan Toko Daging Nusantara ini.

“Saya optimis dengan dibukanya Toko Daging Nusantara ini mayoritas para pelanggan kebanyakan warga Kota Depok akan mencari toko daging segar apalagi soal harga terjangkau. Penjualan toko daging ini sudah terbukti bersih higenies serta pelayannya ramah serta yang terpenting kita terjamin halal toyiban karena sudah ada sertifikasinya,” papar Toni.

Selain itu lanjut Toni, Toko Daging Nusantara juga menjual produk bumbu-bumbu masak, sayuran, ada juga kebutuhan produk minuman untuk melengkapi toko.

Toko Daging Nusantara ini juga bermitra dengan UKM Depok. Jika ada produk UKM bisa dipasarkan barangnya di sini, tujuannya untuk menaikan pendapatan para UKM Depok.

Continue Reading

Metro

Deden Rumaji: Rakernas I Titik Awal Perjalanan Politik Gerakan Rakyat

Published

on

By

Jakarta, 17 Januari 2026 — Ketua DPW Gerakan Rakyat Jawa Barat, Deden Rumaji, menegaskan bahwa Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Gerakan Rakyat Tahun 2026 menjadi momentum krusial bagi perjalanan organisasi menuju tahapan perjuangan yang lebih strategis. Hal tersebut disampaikannya dalam wawancara dengan awak media pada hari pertama Rakernas I Gerakan Rakyat 2026 yang digelar pada 17–18 Januari 2026 di Hotel Aryaduta, Jakarta, Sabtu (17/1).

Rakernas perdana ini mengusung tema Keadilan Ekologis: Kembalikan Hutan Indonesia, sebagai penegasan komitmen Gerakan Rakyat dalam memperjuangkan keadilan lingkungan yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Deden Rumaji menyampaikan bahwa kehadiran DPW Gerakan Rakyat Jawa Barat dalam Rakernas I merupakan bentuk kesungguhan dan komitmen daerah dalam mendukung agenda nasional Gerakan Rakyat. Ia menyebut, seluruh jajaran dari berbagai wilayah di Indonesia hadir ke Jakarta dengan membawa harapan, cita-cita, serta keinginan yang sama, yakni menjadikan Rakernas sebagai momentum penting untuk memberi dan mendapatkan gagasan strategis bagi masa depan gerakan.

Menurut Deden, selama kurang lebih satu tahun terakhir, Gerakan Rakyat masih berbentuk perkumpulan atau organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum. Dalam periode tersebut, fokus utama gerakan adalah membangun infrastruktur organisasi secara menyeluruh, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten dan kota, hingga kecamatan.

“Alhamdulillah, untuk Jawa Barat pembangunan infrastruktur organisasi sudah tuntas seratus persen. Struktur dari DPW, DPD, hingga tingkat kecamatan telah terbentuk dan berjalan,” ujar Deden.

Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur organisasi tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan fondasi awal untuk melanjutkan perjuangan Gerakan Rakyat ke tahap berikutnya yang lebih besar dan strategis.

Rakernas I, lanjut Deden, menjadi ruang pertemuan penting antara kekuatan daerah dengan Dewan Pimpinan Pusat, sekaligus forum untuk bertemu tokoh inspirasi nasional yang selama ini menjadi simbol harapan perubahan bagi rakyat, yakni Anies Baswedan.

Deden menilai, pertemuan ini menandai langkah awal Gerakan Rakyat dalam menentukan arah perjuangan selanjutnya. Salah satu agenda utama yang dinilai sangat krusial adalah pembahasan dan pengambilan keputusan terkait transformasi Gerakan Rakyat dari organisasi kemasyarakatan menjadi partai politik.

“Hari ini kami sampaikan bahwa sudah saatnya Gerakan Rakyat melangkah lebih jauh. Cita-cita kami adalah pada tahun 2029 Gerakan Rakyat sudah sah menjadi partai politik dan menjadi peserta pemilu,” tegasnya.

Ia menambahkan, esensi utama Rakernas I Gerakan Rakyat 2026 adalah bagaimana merumuskan langkah konkret dan konstitusional agar Gerakan Rakyat dapat beralih status menjadi partai politik, sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Menurut Deden, sebelum mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Gerakan Rakyat harus terlebih dahulu memastikan status hukum sebagai partai politik yang sah. Oleh karena itu, Rakernas menjadi momentum yang tepat untuk menyatukan pandangan seluruh daerah agar keputusan strategis tersebut dapat diambil secara kolektif.

“Harapan kami dari Jawa Barat, Rakernas ini bisa memutuskan secara tegas bahwa Gerakan Rakyat berubah menjadi partai politik. Ini bukan sekadar ambisi, tetapi bagian dari perjuangan yang lebih besar untuk menghadirkan perubahan,” ungkapnya.

Deden menekankan bahwa tujuan Gerakan Rakyat bukan semata-mata memenangkan figur atau kepentingan sesaat, melainkan membawa misi perubahan yang lebih luas bagi kehidupan masyarakat Indonesia agar menjadi lebih baik dari kondisi saat ini.

Ia menegaskan bahwa meskipun saat ini Gerakan Rakyat masih berstatus organisasi kemasyarakatan berbadan hukum, Rakernas I menjadi titik awal transformasi menuju partai politik yang siap berkompetisi dalam pemilihan umum mendatang.

Rakernas I Gerakan Rakyat 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua hari dengan agenda utama konsolidasi nasional, evaluasi pembangunan struktur organisasi, perumusan program kerja strategis, serta penentuan arah politik Gerakan Rakyat dalam memperjuangkan keadilan ekologis, demokrasi, dan kesejahteraan rakyat.

Dengan kesiapan struktur dan soliditas kader di Jawa Barat, Deden Rumaji optimistis Gerakan Rakyat mampu melangkah ke fase baru sebagai kekuatan politik yang sah, konstitusional, dan berpihak pada kepentingan rakyat serta masa depan Indonesia yang lebih baik.

Continue Reading

Metro

Cecep Muhammad Yasin Ketua Dewan Penasehat DPW Gerakan Rakyat Jawa Timur Hadiri Rakernas I Tahun 2026

Published

on

By

Jakarta — Ketua Dewan Penasehat DPW Gerakan Rakyat Jawa Timur, Cecep Muhammad Yasin, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Tahun 2026 Gerakan Rakyat yang digelar di Hotel Aryaduta Jakarta, Sabtu (17/1/2026).

Rakernas perdana ini mengusung tema “Keadilan Ekologis: Kembalikan Hutan Indonesia”, sebagai penegasan komitmen organisasi terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan.

Rakernas I 2026 menjadi momentum konsolidasi nasional Ormas Gerakan Rakyat, organisasi masyarakat yang lahir dari para relawan pendukung Anies Baswedan pada Pilpres 2024. Di bawah kepemimpinan Sahrin Hamid, Gerakan Rakyat bertujuan memperkuat basis dukungan, mewadahi aspirasi rakyat, serta melanjutkan gagasan perubahan. Ke depan, organisasi ini juga membuka peluang untuk bertransformasi menjadi partai politik dalam menghadapi Pilpres 2029.

Dalam kesempatan tersebut, Cecep Muhammad Yasin menyampaikan laporan perkembangan organisasi dari Jawa Timur. Ia mengungkapkan bahwa struktur Gerakan Rakyat di tingkat daerah di Jawa Timur telah terbentuk secara menyeluruh.

“Alhamdulillah, seluruh DPD Gerakan Rakyat se-Jawa Timur sudah 100 persen terbentuk. Untuk struktur di tingkat kecamatan juga sudah mencapai sekitar 80 persen,” ujar Cecep.

Cecep juga menyoroti dinamika strategis organisasi terkait arah Gerakan Rakyat ke depan, apakah tetap sebagai organisasi kemasyarakatan atau bertransformasi menjadi partai politik. Menurutnya, kedua opsi tersebut sama-sama memiliki nilai strategis.

“Ada dua isu utama, tetap menjadi ormas atau menjadi partai politik. Keduanya secara politik sama-sama baik. Namun kami di daerah meyakini bahwa keputusan terbaik berada di tangan Mas Anies Baswedan dan Ketua Umum Sahrin Hamid,” jelasnya.

Meski demikian, Cecep menyampaikan aspirasi dari Jawa Timur yang mengharapkan adanya kejelasan arah organisasi, terutama terkait kemungkinan transformasi menjadi partai politik.

“Harapan dari Jawa Timur, Gerakan Rakyat bisa menjadi partai politik karena daya serap dan ruang perjuangannya lebih besar dibandingkan ormas,” katanya.

Selain itu, Cecep juga menekankan pentingnya pembenahan sistem demokrasi nasional. Ia mendorong penerapan e-voting sebagai upaya menciptakan pemilu yang lebih transparan, jujur, dan adil.

“Kami berharap Gerakan Rakyat dapat mendesak pemerintah untuk benar-benar mewujudkan pemilu yang jujur dan adil, salah satunya melalui penerapan e-voting secara terbuka agar rakyat mengetahui perolehan suara yang sesungguhnya,” tegas Cecep.

Rakernas I 2026 Gerakan Rakyat diharapkan menjadi tonggak penting dalam merumuskan langkah strategis organisasi, baik dalam memperjuangkan keadilan ekologis maupun dalam memperkuat demokrasi yang berintegritas di Indonesia.

Continue Reading

Metro

Agus Santosa Ketua DPW Gerakan Rakyat Jawa Timur Hadiri Rakernas I Tahun 2026

Published

on

By

Jakarta — Ketua DPW Gerakan Rakyat Jawa Timur, Agus Santosa, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Tahun 2026 Gerakan Rakyat yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta, Sabtu (17/1/2026).

Rakernas perdana ini mengusung tema “Keadilan Ekologis: Kembalikan Hutan Indonesia”, sebagai penegasan komitmen Gerakan Rakyat terhadap isu lingkungan dan masa depan bangsa.

Agus Santoso menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Rakernas pertama Gerakan Rakyat yang dinilainya menjadi momentum penting konsolidasi nasional. Ia menyebut DPW Jawa Timur hadir dengan kekuatan besar sebagai bentuk keseriusan dalam membangun gerakan.

“Kami sangat mengapresiasi Rakernas perdana ini. Dari Jawa Timur, kami datang hampir 40 orang rombongan. Ini menunjukkan semangat dan komitmen kami untuk terus bergerak bersama,” ujar Agus.

Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa Jawa Timur merupakan wilayah dengan struktur organisasi terkuat di Indonesia. Saat ini, Gerakan Rakyat Jawa Timur memiliki 38 DPD dan menjangkau sekitar 3.300 kecamatan, menjadikannya basis terbesar secara nasional.

“Kami adalah DPD terbanyak se-Indonesia. Konsolidasi kami lakukan setiap hari, turun langsung ke DPD dan DPC se-Jawa Timur. Kami tetap solid untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan DPP,” tegasnya.

Rakernas ini juga menjadi ruang strategis bagi DPW dan DPW se-Indonesia untuk saling mengenal, bertukar gagasan, serta memperkuat soliditas gerakan ke depan.

“Di Rakernas ini kami bisa bertemu dan berkenalan dengan DPW lain dari seluruh Indonesia. Dari yang sebelumnya belum saling mengenal, kini kami semakin solid untuk menyatukan langkah dan target perjuangan,” tambah Agus.

Terkait arah perjuangan politik, Agus secara terbuka menyampaikan bahwa Gerakan Rakyat terus memantapkan konsolidasi nasional guna mendukung Anies Baswedan sebagai figur perubahan.

“Target kami ke depan jelas, memperkuat gerakan rakyat dan terus solid untuk mengusung Pak Anies sebagai Presiden,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar Gerakan Rakyat ke depan dapat bertransformasi menjadi kekuatan politik formal.

“Harapan kami, Gerakan Rakyat terus melakukan konsolidasi dan ke depan bisa menjadi partai politik, agar pada 2029 dapat tampil dan mengusung Pak Anies menjadi Presiden,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Ormas Gerakan Rakyat merupakan organisasi masyarakat yang lahir dari para relawan pendukung Anies Baswedan pada Pilpres 2024. Dipimpin oleh Sahrin Hamid, Gerakan Rakyat bertujuan memperkuat basis dukungan, mewadahi aspirasi rakyat, serta melanjutkan gagasan perubahan. Ke depan, organisasi ini juga berpotensi bertransformasi menjadi partai politik dalam menghadapi Pilpres 2029, dengan pendaftaran anggota yang dapat diakses melalui situs web resminya.

Continue Reading

Trending