Connect with us

TNI / Polri

Korem 162/WB Jalin Silaturahmi Dengan Aparat Pemerintah, Bangun Imunitas Bangsa Untuk NKRI

Published

on

JAKARTA, – Dalam rangka membangun sinergitas dan merekatkan rasa kebersamaan dan kekompakan dalam membangun Provinsi Nusa Tenggara Barat, Korem 162/WB menggelar silaturrahmi dan rapat koordinasi dengan aparat Pemerintah Daerah Provinsi NTB dengan mengusung temah “Sinergitas Aparat Pemerintah Membangun Imunitas Bangsa Untuk NKRI” di Gedung Soedirman Makorem 162/WB jalan Dr. Soejono Lingkar Selatan Kota Mataram, Kamis (8/7/2021).

Dalam keterangan tertulis Penerangan Korem 162/WB, Jumat (9/7/2021), acara yang digelar sederhana dengan mengedepakan protokol Kesehatan Covid-19 tersebut dibuka oleh Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. S.H. M.Han., dihadiri Kasrem 162/WB Kolonel Arm I Made Kariawan, Asisten 1 Setda Prov. NTB Dra. Hj. Baiq Eva Nurcahya Ningsih M.Si., Karo Ops Polda NTB Kombes Pol Imam Tobrony, S.I.K. MH., para Kasi Kasrem, Dandim sepulau Lombok, Kepala Kantor pengawasan dan pelayanan Type Pabean Mataram, para Kadis Pemprov NTB, perwakilan Angkasa Pura I Lombok, perwakilan Kesbangpol NTB, perwakilan BPBD NTB dan para Kepala OPD Pemprov NTB serta undangan lainnya.

Danrem 162/WB dalam sambutannya mengatakan acara silaturrahmi dan rapat koordinasi ini sengaja dilakukan untuk mempererat dan meningkatkan hubungan slitarurahmi yang selama ini sudah terbangun dengan baik dalam rangka membangun persatuan dan kesatuan berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan dalam menyiapkan wilayah pertahanan di daerah NTB.

Menurut Ahmad Rizal, hubungan yang harmonis dan sinergitas yang bagus antar aparat di NTB baik TNI, Polri maupun dengan Pemerintah Daerah akan dapat mendukung pembangunan dan kemajuan wilayah pertahanan khususnya di wilayah daratan Provinsi NTB.

“Mari kita jadikan wadah ini sebagai sarana untuk berinteraksi dan tukar informasi sekaligus untuk menyamakan misi dan visi dalam menyukseskan program pemerintah demi kemajuan masyarakat, bangsa dan negara,” ajaknya.

Selain itu, Jenderal Bintang Satu itu juga berharap melalui pertemuan tersebut dapat menghasilkan persepsi dan pemahaman yang sama sebagai solusi untuk membangun imunitas bangsa di tengah pandemi Covid-19.

Alumnus Akmil 1993 itu juga mengajak semua pihak untuk membantu Pemerintah dalam mencegah dan memutuskan rantai penyebaran Covid-19 salah duanya dengan menyukseskan vaksinasi nasional dan menyerukan penerapan protokol kesehatan Covid-19 kepada masyarakat menuju era new normal.

Usai memberikan sambutan, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kasiter Kasrem 162/WB Kolonel Inf Budi Rahmawan terkait dengan sinergitas TNI, Polri dan Pemda NTB, penanganan Covid-19, ketahanan pangan dan pemanfaatan fungsi lahan dengan konsep agro forestry dan Integrated Farming yang ramah lingkungan dan Gerakan Jaga Alam dan Air (Gejala).

Acara silaturahmi dan rapat koordinasi dengan Polri dan aparat Pemerintah Provinsi NTB diakhiri dengan diskusi tentang berbagai permasalahan bangsa. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Pimpin TFG Sispamkota, Kapolda Metro Jaya Tegaskan Kesiapan Jaga Jakarta

Published

on

By

Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menghadiri Tactical Floor Game (TFG) Sispamkota terkait kesiapan “Rencana Kontijensi Aman Nusa 1–2026” yang digelar di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, para Pejabat Utama Polda Metro Jaya, serta Kapolres jajaran.

Kapolda mengatakan TFG Sispamkota merupakan bagian dari latihan peningkatan kemampuan personel Polri yang menjadi siklus pembinaan karier. “TFG ini bagian dari latihan untuk meningkatkan kemampuan personel Polri sebagai siklus pembinaan karier. Jadi harus dilaksanakan dengan serius dan dipahami secara menyeluruh,” kata Kapolda.

Ia menegaskan latihan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan harus dipahami sebagai gambaran situasi nyata di lapangan. “Latihan ini bukan sekadar formalitas, tapi harus dipahami sebagai kondisi riil yang bisa terjadi di lapangan. Tujuan utamanya adalah menjaga Jakarta agar tetap dalam kondisi aman, nyaman, dan dapat dikendalikan,” ujarnya.

Menurutnya, melalui Tactical Floor Game (TFG), seluruh personel dilatih memiliki kesamaan cara bertindak dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas. “Kita ingin memastikan setiap potensi gangguan bisa diantisipasi sejak dini, sehingga situasi tetap aman, nyaman, dan terkendali,” jelasnya.

Kapolda juga menekankan pentingnya sinergi dan ketegasan dalam pelaksanaan tugas. “Kunci keberhasilan ada pada sinergi dan kesamaan persepsi. Tidak boleh ada keraguan dalam bertindak, semua harus sesuai SOP,” tegasnya.

Ia menambahkan kehadiran Polri di tengah masyarakat menjadi hal utama dalam memberikan rasa aman. “Polri harus hadir memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga masyarakat merasakan perlindungan dari negara,” imbuhnya. TFG ini menjadi bagian dari upaya Polda Metro Jaya memastikan kesiapan personel dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah Jakarta.

Continue Reading

TNI / Polri

Bongkar Ribuan Kasus Narkoba, Polda Metro Jaya Ingatkan Bahaya Narkoba dan Dampaknya

Published

on

By

Jakarta – Polda Metro Jaya mengungkap 1.833 kasus narkoba selama Januari hingga Maret 2026. Sebanyak 2.485 tersangka ditangkap, sementara barang bukti narkotika yang disita mencapai 712,01 kilogram.

Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti narkoba di halaman Gedung Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Rabu (8/4/2026).

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ahmad David mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja masif jajaran kepolisian dari tingkat direktorat hingga polsek dalam membongkar jaringan narkotika.

“Kami tidak hanya menindak pengedar, tetapi juga membongkar jaringan, bandar, hingga clandestine lab. Penindakan ini akan terus dikembangkan untuk mengungkap aktor intelektual dan pendana di balik peredaran narkoba,” kata Ahmad David.

Ia menjelaskan, berbagai jenis narkotika berhasil diamankan, mulai dari sabu, ganja, ekstasi, hingga obat berbahaya dan zat sintetis lainnya.

Tak hanya itu, pengungkapan tersebut juga berdampak besar bagi masyarakat. Polisi memperkirakan barang bukti yang diamankan setara dengan upaya penyelamatan sekitar 5,17 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Pengungkapan dan pemusnahan barang bukti ini juga sejalan dengan komitmen Kapolda Metro Jaya dalam mendukung Program Asta Cita Presiden RI, khususnya poin ke-7, yakni memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi serta pemberantasan korupsi dan narkoba.

Sementara itu, Kasubbidpenmas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo menekankan pentingnya pendekatan menyeluruh dalam pemberantasan narkoba.

“Kami mengimbangi langkah represif dengan upaya preventif dan rehabilitatif, agar korban penyalahgunaan narkoba dapat pulih dan kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Ia juga memastikan proses pemusnahan barang bukti dilakukan secara transparan dan sesuai standar. Pemusnahan dilakukan menggunakan insinerator dengan pengawasan lintas instansi serta melalui uji laboratorium.

Polda Metro Jaya menegaskan akan terus melakukan penindakan tegas terhadap peredaran narkoba. Masyarakat juga diimbau aktif melapor melalui hotline 110 jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika di lingkungannya.

Continue Reading

TNI / Polri

Divhumas Polri Gelar Dialog Publik Bahas Tantangan Hukum di Era Artificial Intelligence

Published

on

By

Jakarta – Divisi Humas Polri menggelar dialog publik bertajuk penguatan internal Polri yang membahas tantangan hukum di era kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) pada Selasa, 7 April 2026, di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi dinamika perkembangan teknologi digital.

Karopenmas Divhumas Polri Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan dialog publik tersebut dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan kementerian, lembaga, akademisi, serta masyarakat sebagai bagian dari penguatan ekosistem menghadapi tantangan era digital.

“Divisi Humas Polri melakukan kegiatan dialog publik yang sifatnya kolaboratif dan terintegrasi dengan kementerian serta lembaga dalam menghadapi khususnya tantangan-tantangan di era digital,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut dibuka oleh Kadiv Humas Polri Johnny Eddizon Isir dan menghadirkan narasumber dari berbagai unsur, antara lain perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital Irma Handayani, unsur Bareskrim Polri Kombes Pol Andrian Pramudianto, serta CEO dan Founder E-Magic Group Brilliant Faryandi. Kegiatan juga diikuti mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat dalam forum dialog publik.

Menurutnya, tema tantangan hukum di era artificial intelligence sangat relevan dengan perkembangan teknologi yang pesat dan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan ruang digital.

“Perkembangan kejahatan yang bersifat ekosistem di dalam ruang digital perlu dijaga keamanannya dan tentu juga dilakukan literasi-litrasi serta penegakan hukum apabila mengganggu stabilitas dan keteraturan sosial,” jelasnya.

Melalui kegiatan dialog tersebut, Brigjen Pol. Trunoyudo berharap semangat kolaborasi seluruh elemen bangsa dapat terus diperkuat guna menghadapi tantangan era digital sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Continue Reading

Trending