Jakarta – Setelah Covid-19 mulai melandai maka masyarakat boleh melaksanakan berbagai kegiatan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti cuci tangan, cek suhu, pakai masker dan selalu membawa hand sanitizer.
Bung Yopie selaku Ketua Umum Maluku Satu Rasa mengatakan dengan perayaan ulang tahun ini sebagai tolok ukur perdamaian. “Perayaan ulang tahun ini sebagai tolok ukur perdamaian, toleransi antar umat beragama harus tetap terjaga,” ujarnya saat ditemui awak media di GOR Youth Center Otista Cawang Jakarta Timur. Minggu (29/5/2022)
M1R juga mengundang tujuh organisasi masa (Ormas) seperti Persatuan pemuda NTT, Laskar Merah Putih, Pemuda Ternate dan lain-lain.
“M1R sebagai organisasi juga ada organisasi Maluku dan yang lain di Indonesia bergandengan tangan (sinergi) agar perdamaian tercapai. Indonesia menjaga perdamaian, toleransi maka akan maju,” tambahnya.
“Budaya leluhur Maluku pela gandong dengan kembali kearifan lokal tentang perdamaian sesungguhnya,” tuturnya.
Sedangkan Bung Michael selalu panitia pelaksana ulang tahun M1R ini mengatakan selalu menjaga budaya Maluku.
“Selalu menjaga budaya Maluku kepada generasi muda agar mengenal dan memahami pela gandong satu katong karena Maluku ada dua elemen,” ujarnya.
Michael berharap, sambungnya, agar kegiatan ini dapat berjalan rutin.
“Berharap agar kegiatan ini berjalan rutin pada tahun berikut, nanti ada juga kegiatan yang lainnya. Semoga Pemerintah daerah Maluku dapat membantu kegiatan pelestarian budaya. Agar masyarakat di perantauan tetap ingat kampung halaman,” ujarnya.
“Organisasi ini independen tidak berpolitik, tetapi jika ada anggotanya berpolitik tidak di larang, tetapi jika berpolitik membawa organisasi M1R tidak boleh jika hal ini dilanggar akan ada sanksi tegas,” kata Michael tegas.
