Connect with us

nasional

Mercedes-benz Club Indonesia Gelar Acara Pelepasan Team Road MotoGP Mandalika 2022

Published

on

JAKARTA – MotoGP Mandalika 2022 untuk Tahun ini kembali digelar di akhir pekan ini. Dan ini untuk pertama kalinya dan terasa spesial kerena dalam sejarah baru pertama kalinya di langsungkan di Mandalika.

Mercedes-benz club Indonesia yang merupakan sebuah club bergengsi di tanah air mengadakan acara pelepasan team road dari Jakarta menuju Mandalika, bertempat di Dapur Sunda Jakarta Selatan, pada selasa, (15/03/2022).

Dihadiri oleh Presiden Presiden club dan pengurus pengurus dan juga dari IMI serta para influencer baik dari media cetak dan online.

MBClubina ina sendiri terdiri 105 club dari club varian dan berdasarkan mobilnya dan daerahnya.

Reza, dari VIP Indonesia yang merupakan suatu club dibawah mercedes-benz membuka acara dan menyampaikan apresiasi untuk terlaksananya acara ini.

Untuk menambah hikmah acara ini Om jems sebagai Presiden mercedes-benz Indonesia memimpin do’a dalam rangkaian acara ini.

Vice Presiden Metro Alvin, yang juga merupakan salah satu pengurus IMI menyampaikan sambutannya bahwa untuk kegiatan kita ini mendapat support dari pemerintah, yakni berupa surat jalan dari IMI DKI,.Kita ada total rangkaian 21KR sampai Safety driving, “tuturnya.

Dodi Irawan, Sekum IMI, dalam sambutannya mengatakan bahwa Secara resmi baru club ini yang melaporkannya ke pemerintah dan Berharap memperhatikan fisik dan tidak mengganggu masyarakat dan ini merupaan sebuah momen penting suatu club besar yang membuat gebrakan, “ucapnya.

Semetara itu Kabid, Jefry IMI Mobilitas berpesan tetap teratur di jalan dan club mercedes-benz bisa menjadi contoh untuk komunitas roda empat bahwa kita bisa mengadakan touring sampai mandalika, “enjoy to party”, ” Ujarnya.

Ditempat yang sama Ketua pelaksana, Presiden Mercedes-benz W205, Club Dimas Novian, menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada semua yang hadir baik dari pengurus tiap club, dari IMI dan teman-teman media. Acara dilakukan dari tanggal 15 sampai 23 maret 2022,”ucapnya.

Ia menambahkan bahwa ada Total 20KR, 5 dari 102 dan 205 bandung. 20 KE menuju surabaya. Dan akan menginap satu hari. Serta kita akan menuju Bali besoknya karena kita akan menginap dua malam,” Ucapnya. Selanjutnya Di tanggal 18 Maret pagi menuju senggigi Mataram. Dan tanggal 19 – 20 menghadiri MotoGP VVIP Premiere, “imbuhnya.

Ia kembali mengatakan bahwa untuk pulangnya nanti kita mencoba kapal Kirana Terbaru Dan akan melakukan touring pulau Lombok dari Selatan Utara hingga barat, selain itu juga akan ada kegiatan Bakti Sosial di sembakung. Hari Berikut nya di bukit terawang. Dan pulang dengan kapal kirana 7 .Menuju surabaya dan tanggal 24 menuju Jakarta, “terangnya.

“Saya berharap untuk yang bertanggung untuk jaga kesehatan dan minimal sudah vaksin ke dua. Dan In Syaa Allah aman di perjalanan dan tetap istirahat, ” tutup Dimas.

Sementara itu Sambutan dari Mercedes-benz, Bendungan Mercedes-benz Heri Priyono menyampaikan pesannya untuk para peserta, “selamat jalan buat semuanya agar perjalanan lancar dan sampai kembali dalam keadaan sehat dan selamat, ” ucapnya.

Ditempat yang sama dari perwakilan Mercedes-benz W204 mengucapkan terimakasih dan kepada panitia dan menyampaikan apresiasi luar biasa buat panitia pelaksana acara ini. Kami dari W02 berpesan dan berharap semoga semuanya pergi selamat pulang selamat dan Happy Fun”.

Sementara itu perwakilan dari club Indoway 211 mengucapkan selamat atas tercapainya acara ini. “tentu persiapannya tidak mudah dan ini perjalanan yang cukup jauh, lebih jaga kesehatan “semoga selamat sampai tujuan”.

Ananda Eko, Ketua IMI Indonesia, mengatakan bahwa IMI Sangat apresiasi dan menyambut postif kepada Mercedes-benz dalam meramaikan panggung mobil Indonesia. Eko juga berpesan tolong jaga sikap sopan santun dijalan dan saling menghargai, taati rambu rambu lalulintas serta saling menjaga untuk kebersamaan.

“Dan IMI Indonesia terus memantau dan bisa berkoordinasi dengan instansi lainnya. “Ini misi wisata yang harus kita berikan kepada masyarakat. Dan selamat sampai tujuan dan balik dengan selamat, ” Pungkasnya.

Continue Reading

nasional

APKIDA Meet & Greet 2026 Bahas Hilirisasi, Liquid CO2, dan Inovasi untuk Masa Depan Industri Kimia Indonesia

Published

on

By

Jakarta – Association of Indonesian Basic Inorganic Chemical Producers (APKIDA) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat daya saing industri kimia nasional melalui penyelenggaraan APKIDA Meet & Greet 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian Chemical Indonesia 2026 di Hall C3, JIEXPO Kemayoran, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini menghadirkan seminar, diskusi, dan sesi berbagi pengalaman antaranggota industri dengan mengusung semangat kolaborasi, inovasi, dan hilirisasi produk kimia.

Chairman APKIDA yang juga Direktur PT Timuraya Tunggal, Halim Chandra, mengatakan forum tahunan tersebut menjadi wadah bagi para anggota asosiasi untuk saling berbagi pengetahuan mengenai perkembangan teknologi, aplikasi produk kimia, serta peluang pengembangan industri yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

“Melalui APKIDA Meet & Greet, kami mengundang anggota untuk saling berbagi pengalaman sekaligus menghadirkan narasumber dari berbagai perusahaan agar memperkenalkan inovasi dan aplikasi produk kimia yang masih belum banyak dikenal di Indonesia,” ujar Halim Chandra usai acara.

Salah satu materi yang menjadi perhatian dalam forum kali ini adalah paparan Mangara T. Marpaung dari PT Kaltim Parna Industri mengenai Application of Liquid CO2 Products. Menurut Halim, pemanfaatan Liquid CO2 merupakan contoh inovasi yang sudah berkembang di berbagai negara, namun masih belum banyak dimanfaatkan oleh pelaku industri di Indonesia.

Ia menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan produk-produk kimia bernilai tambah tinggi. Selama ini masih banyak bahan baku yang diekspor, kemudian diolah menjadi produk premium di luar negeri sebelum kembali masuk ke pasar Indonesia dengan nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi.

“Indonesia sebenarnya memiliki banyak potensi produk kimia yang bisa dikembangkan menjadi produk bernilai tambah. Kita tidak boleh terus-menerus hanya menjual bahan baku, sementara negara lain menikmati nilai tambah dari proses hilirisasi tersebut,” katanya.

Halim menjelaskan, APKIDA tidak hanya berperan sebagai organisasi industri, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara pelaku usaha dengan pemerintah. Berbagai aspirasi, tantangan, serta masukan dari anggota dihimpun oleh asosiasi untuk kemudian disampaikan kepada pemerintah sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan regulasi industri.

“Asosiasi mewakili kepentingan industri, bukan hanya satu perusahaan. Kami mengumpulkan berbagai masukan dari pelaku usaha agar regulasi yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” jelasnya.

Selain menjadi wadah penyampaian aspirasi, APKIDA juga terus mendorong edukasi kepada para pengguna bahan kimia mengenai teknologi dan aplikasi terbaru agar industri nasional mampu mengikuti perkembangan global serta meningkatkan daya saing.

Menurut Halim, kondisi ekonomi dunia yang dinamis, fluktuasi harga energi, dan gangguan pasokan bahan baku menuntut industri kimia Indonesia untuk semakin kreatif dan inovatif. Karena itu, kolaborasi antarpelaku industri menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut.

“Melalui forum seperti ini kami berharap semakin banyak pelaku industri yang saling bertemu, bertukar pengalaman, membangun kolaborasi, dan bersama-sama mencari solusi. Dengan inovasi dan sinergi yang kuat, industri kimia Indonesia akan semakin siap menghadapi tantangan global sekaligus menciptakan produk-produk bernilai tambah tinggi,” tutup Halim Chandra.

APKIDA Meet & Greet 2026 menghadirkan berbagai sesi seminar yang membahas prospek industri kimia dasar, pemanfaatan Liquid CO2, teknologi hidrogen peroksida, pengolahan air, hingga inovasi bahan kimia berkelanjutan. Forum ini menjadi ajang strategis untuk mempertemukan pelaku industri, akademisi, dan pemerintah dalam memperkuat ekosistem industri kimia nasional yang lebih kompetitif dan berkelanjutan

Continue Reading

nasional

Mahindra merupakan produsen traktor terbesar di dunia berdasarkan volume produksi, dengan pengalaman lebih dari 80 tahun dalam mendukung sektor pertanian globa

Published

on

By

Jakarta, 28 Juli 2026 – Ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh luasnya lahan, tetapi juga oleh kemampuan petani menghasilkan lebih banyak dengan lebih efisien. Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan nasional dan tantangan keterbatasan tenaga kerja di sektor pertanian, mekanisasi menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat daya saing pertanian Indonesia.

Menjawab kebutuhan tersebut, Mahindra Farm Equipment (FE) melalui RMA Indonesia meluncurkan Mahindra OJA 3140 pada ajang Inagritech 2026, sebuah traktor kompak bertenaga 40 HP yang dirancang untuk membantu petani bekerja lebih cepat, lebih efisien, dan lebih produktif dalam berbagai aktivitas pertanian, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan tanaman, hingga kebutuhan logistik di area pertanian.

Peluncuran ini menegaskan komitmen Mahindra RMA Indonesia dalam mendukung transformasi sektor pertanian Indonesia. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan Produk Domestik Bruto (PDB) Triwulan I-2026, sektor pertanian berkontribusi 12,67% terhadap perekonomian nasional, menjadikannya salah satu sektor strategis yang memerlukan dukungan teknologi dan mekanisasi agar mampu menjawab tantangan masa depan.

Toto Suharto, Country Manager Indonesia, RMA Indonesia, mengatakan:

“Ketahanan pangan tidak hanya membutuhkan kerja keras, tetapi juga teknologi yang tepat. Kami percaya mekanisasi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan untuk membantu petani meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan usaha tani. Melalui Mahindra OJA 3140, kami ingin menghadirkan solusi yang benar-benar relevan dengan kebutuhan petani Indonesia.”

Mahindra OJA 3140 dibekali mesin 29,5 kW (40 HP), transmisi “Synchro shuttle” dengan 8 percepatan maju dan 8 percepatan mundur, sistem penggerak 4WD, dengan jarak titik terendah (Ground clearance) 370 mm, serta kapasitas angkat hingga 950 kg. Unit ini juga dipadukan dengan Implement rotavator Mahindra Paddyvator V6 dengan lebar kerja 170 mm. Kombinasi tersebut memberikan tenaga, traksi, dan presisi yang dibutuhkan untuk berbagai kondisi lahan dan implement pertanian, sekaligus tetap menawarkan efisiensi bahan bakar serta kemudahan pengoperasian.

Continue Reading

nasional

Wagub NTT Johni Asadoma: Program KITA SEHAT Perkuat Transformasi Layanan Kesehatan Hewan di NTT

Published

on

By

Jakarta – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk mendukung penuh pelaksanaan Program Kemitraan Indonesia–Australia untuk Transformasi Kesehatan (KITA SEHAT) yang resmi diluncurkan secara nasional di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Dalam sambutannya, Johni Asadoma menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia melalui Bappenas dan Pemerintah Australia atas terjalinnya kemitraan strategis yang diharapkan mampu memperkuat sistem kesehatan, khususnya layanan kesehatan hewan di Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, NTT merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi besar di sektor peternakan. Oleh karena itu, penguatan kapasitas Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengendalian penyakit hewan menjadi langkah penting dalam menjaga produktivitas peternakan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program KITA SEHAT menjadi momentum penting untuk memperkuat transformasi layanan kesehatan hewan di NTT.

Kemitraan ini akan membantu meningkatkan kualitas pelayanan veteriner, memperkuat sistem surveilans penyakit hewan, serta menjaga kesehatan ternak sebagai salah satu penopang utama perekonomian masyarakat,” ujar Johni Asadoma.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Pemerintah Australia diharapkan mampu menghadirkan sistem kesehatan hewan yang lebih modern, tangguh, dan berkelanjutan.

Johni juga menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi NTT untuk bersinergi dalam mengimplementasikan berbagai program yang menjadi bagian dari KITA SEHAT, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya para peternak di berbagai wilayah NTT.

Peluncuran nasional Program KITA SEHAT menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama Indonesia dan Australia dalam mendukung transformasi sektor kesehatan melalui pendekatan One Health, yang mengintegrasikan kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kelestarian lingkungan.

Acara peluncuran dihadiri oleh jajaran Kementerian PPN/Bappenas, perwakilan Pemerintah Australia, kepala daerah dari berbagai provinsi, serta para pemangku kepentingan yang terlibat dalam penguatan sistem kesehatan di Indonesia.

Continue Reading

Trending